MAJALENGKA, (FC).- Sebanyak 85.539 warga lanjut usia (lansia) di Kabupaten Majalengka, rata rata mereka sudah disuntik vaksin Covid-19. Jumlah itu sebesar 67,55 persen dari total 126.633 sasaran.
“Kami mendorong percepatan vaksinasi untuk kalangan lansia dengan pola jemput bola. Persentase vaksin warga lansia terus bertambah dari sebelumnya sedikit dan hari ini sudah mencapai 67,55 persen,” ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Majalengka, Agus Susanto, Sabtu (19/2).
Pemkab Majalengka tengah bekerja sama dengan pihak terkait untuk memobilisasi para lansia agar datang ke gerai vaksin.
“Pemerintah menyiapkan kendaraan operasional untuk menjemput warga lansia ke rumah,” ucapnya.
Ia juga mengatakan, hingga kini program vaksinasi di Majalengka sudah mencapai 84,60 persen dari total 1.047.932 warga sasaran.
“Kita sudah mencapai angka rata-rata nasional dan terus digencarkan tahun ini,” jelas dia.
Pemerintah daerah melakukan percepatan program vaksinasi untuk membentuk kekebalan komunal dan mengantisipasi Omicron.
Saat ini dihimbau untuk masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis 1 dan dua diharap berlanjut ke suntik vaksin dosis 3 atau booster.
“Untuk mencegah penyebaran varian baru yakni omicron, diharap masyarakat agar melanjutkan vaksinasinya dari dosis 1 dan 2ke vaksinasi booster atau dosis ke 3. Hal ini untuk menambah daya tahan tubuh serta menciptakan Hard Imunnity atau kekevelan kelompok,” pungkas Agus.
Disinggung terkait angka kasus Covid-19 di Kabupaten Majalengka yang setiap harinya terus naik, Agus tidak memungkirinya.
Hal ini salah satu penyebabnya masyarakat mulai sedikit abay terhadap protokol kesehatan.
Dari itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar penerapan prokes terus dilakukan dimanapun berada.
“Di Majalengka sejak awal tahun zero kasus, namun mulai awal Pebruari angka kasus Covid-19 kembali naik. Dari itu masyarakat diharap terus menjalankan Prokes dan menerapkan 5 M,” ucap Sekdis Agus. (Munadi)















































































































Discussion about this post