KOTA CIREBON, (FC).- Program Padat Karya Tunai (PKT) atau cash for work (CFW) mulai digencarkan di Kota Cirebon. Program ini telah diresmikan Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, di Kelurahan Harjamukti Kota Cirebon pada Selasa (15/06).
Menurut Eti, program PKT memiliki tujuan untuk merawat sarana dan memberikan lapangan karya bagi masyarakat Kota Cirebon dengan fokus di kebersihan lingkungan.
“Program itu (PKT) tidak hanya untuk kebersihan lingkungan, tapi yang jelas UMKM dan sebagainya. Kebetulan Kota Cirebon dapatnya untuk penataan lingkungan,” jelas Eti.
Nantinya, program PKT akan menyebar ke kelurahan-kelurahan di Kota Cirebon yang lain dengan total penjaringan 725 warga. Masing-masing orang akan dibayar sebesar Rp120 ribu.
“Karena dari program ini ada 725 warga kami untuk bisa bekerja, terutama pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), pada hari ini saja di kelurahan Harjamukti sendiri 128 warga,” kata Eti.
Menurut Eti, baru dua kelurahan yang sudah menjalankan program ini. Nantinya, total ada delapan kelurahan yang akan melaksanakan program PKT.
Kelurahan tersebut terdiri dari Kelurahan Harjamukti, Drajat, Kalijaga, Kejaksan, Sukapura, Argasunya, Pekalangan, dan Pegambiran.
“Ini baru pertama, nanti kelurahan lain akan on process. Di kelurahan Jagasatru cukup besar anggarannya, jadi kegiatannya juga besar. Program ini akan dilaksanakan secepatnya,” ujar Eti.
Program PKT ini difasilitasi oleh program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) dan BKM Barokah Mandiri.
Koordinator Program Kotaku, Nasirun, mengatakan bahwa dalam program PKT kelurahan yang mendapatkan anggaran terbanyak adalah Jagasatru yakni sebanyak Rp1 miliar.
“Sebanyak delapan kelurahan yang mendapat program ini dananya sudah cair ke rekening Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Kelurahan yang mendapatkan anggaran terbesar adalah Jagasatru,” pungkas Nasir.
Sementara itu, Ketua BKM Barokah Mandiri, H. Iska menjelaskan, di Kelurahan Harjamukti luas pemeliharaan ada sekitar 4.700m2 itu sudah termasuk 13 RW di kelurahan Harjamukti.
“Lingkungan menjadi bersih, sehat, dan menyerap tenaga kerja juga. Pemeliharaan juga ditambah 2 MCK (mandi, cuci, kakus) yang ada di wilayah Kelurahan Harjamukti.
Sementara Lurah Harjamukti Hendri Padriansyah menambahkan, program ini sangat membantu masyarakat di Kelurahan Harjamukti menghadapi pandemi Covid-19 ini.
“Dengan terselenggarakannya program PKT ini akan membantu masyarakat sekali, karena situasi seperti ini bisa memberdayakan orang yang terdampak pandemi ini. Semoga program ini akan terus berlanjut,” tuntasnya. (Melly/Job/FC)















































































































Discussion about this post