Biayai Sendiri, Warga Kepuh Meriahkan HUT RI
KAB. CIREBON, (FC).- Semangat kemerdekaan terus bergema hingga ke pelosok desa. Di Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, seorang warga rela mengeluarkan biaya pribadi untuk menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Adalah Suma Efendi atau yang akrab disapa Pepen, warga Blok Karang, RT 03/RW 00, Desa Kepuh, yang berinisiatif menghadirkan kemeriahan perayaan kemerdekaan bagi masyarakat sekitar, Selasa (25/8).
Dengan dana yang berasal dari kantong pribadinya, Pepen menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan warga dari berbagai kalangan usia.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Tidak hanya perlombaan, rangkaian acara juga ditutup dengan hiburan musik dangdut yang menjadi puncak perayaan. Warga pun tampak menikmati suasana kebersamaan dalam momentum kemerdekaan tersebut.
Pepen mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Menurutnya, peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarwarga.
“Saya mengadakan acara ini sebagai bentuk kecintaan terhadap negeri ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya menjaga semangat kemerdekaan,” ujar Pepen.
Ia menilai, perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan perlu terus dikenang melalui kegiatan positif yang mampu menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan di lingkungan kecil sekalipun memiliki nilai penting karena dapat memperkuat rasa gotong royong dan kepedulian sosial antarwarga.
Sementara itu, tokoh pemuda Desa Kepuh, Teguh, mengapresiasi langkah yang dilakukan Pepen.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan masyarakat dan generasi muda.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat dan pemuda. Kami mengapresiasi kepedulian Pak Pepen yang telah ikut memeriahkan peringatan kemerdekaan,” katanya.
Teguh berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang muncul dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan.
Menurutnya, makna kemerdekaan bukan hanya terlihat dari kemeriahan acara, tetapi juga dari kuatnya hubungan sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan yang digelar Pepen menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan terkecil.
Melalui kepedulian warga, nilai persatuan, cinta tanah air, dan kebersamaan tetap terjaga di tengah perubahan zaman. (Johan)



Tinggalkan Balasan