Hari Pertama Menjabat, Direktur PPJ Cherbon Nagari Siapkan Rencana Bisnis
KAB.CIREBON, (FC).- Direktur Perseroda Perdagangan dan Jasa (PPJ) Cherbon Nagari Kabupaten Cirebon, Hj. Wachidah Silfiyanti, langsung menggelar rapat strategis pada hari pertama menjabat.
Agenda awal yang menjadi prioritas adalah menyusun rencana bisnis untuk menentukan sektor usaha potensial sekaligus mengoptimalkan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan perusahaan daerah yang baru terbentuk itu memiliki arah usaha, tata kelola, dan target pendapatan yang terukur.
Wachidah mengatakan, penyusunan rencana bisnis menjadi pekerjaan mendesak agar PPJ Cherbon Nagari tidak sekadar memiliki struktur organisasi, tetapi segera mampu menjalankan kegiatan usaha yang menghasilkan nilai ekonomi.
“Ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Banyak hal yang perlu kami persiapkan agar PPJ Cherbon Nagari memiliki fondasi yang kuat dan arah bisnis yang jelas,” ungkapnya.
Menurutnya, perusahaan perlu menentukan bisnis inti (core business) yang paling memungkinkan untuk dikembangkan, termasuk peluang usaha yang dapat segera dijalankan pada sisa tahun anggaran 2026.
Penentuan sektor usaha tersebut harus didasarkan pada potensi pasar, kemampuan perusahaan, kebutuhan modal, serta peluang pendapatan. Dengan demikian, kegiatan bisnis yang dipilih tidak hanya sebatas rencana, tetapi memiliki prospek dan target yang realistis.
“Kami harus menentukan bisnis apa yang bisa segera dijalankan, bagaimana potensinya, serta target pendapatan yang memungkinkan untuk dicapai. Di sisi lain, kelengkapan administrasi dan organisasi juga terus kami persiapkan,” jelasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Hendra Nirmala, menyambut langkah awal tersebut. Ia berharap PPJ Cherbon Nagari dapat menjadi salah satu instrumen penggerak perekonomian daerah sekaligus memberikan kontribusi terhadap PAD.
Namun, sebelum menjalankan kegiatan usaha, perusahaan harus segera membenahi sejumlah kebutuhan dasar, mulai dari administrasi, penyiapan kantor, kelengkapan legalitas pendirian, hingga perangkat operasional.
“Harapannya, keberadaan PPJ Cherbon Nagari dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, langkah-langkah pembenahan dan perencanaan harus segera dilakukan,” ujar Hendra.
Ia juga meminta direksi menyusun rencana bisnis secara terukur dan realistis. Dokumen tersebut nantinya harus dipaparkan kepada pemerintah daerah agar potensi usaha, kebutuhan perusahaan, serta berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dapat dibahas bersama.
“Rencana bisnis harus segera disusun dan nantinya dipaparkan kepada pemerintah daerah. Kita bisa bersama-sama memberikan masukan, mengelaborasi potensi dan kebutuhan, sehingga PPJ dapat berjalan efektif sesuai tujuan pembentukannya,” terangnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Komisaris PPJ Cherbon Nagari, Dadang Priyono, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, Sudiharjo.
Dengan penyusunan rencana bisnis dan pembenahan administrasi sebagai agenda awal, PPJ Cherbon Nagari diharapkan segera memiliki kegiatan usaha yang jelas. Tantangan berikutnya adalah merealisasikan peluang bisnis menjadi sumber pendapatan perusahaan dan kontribusi nyata bagi PAD Kabupaten Cirebon. (Ghofar)



Tinggalkan Balasan