KEDAWUNG , (FC).- Respons cepat jajaran Polsek Kedawung bersama warga dan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon berhasil menangani kebakaran lahan kosong milik pabrik Jelly di Blok Silorog, RT 04/RW 01, Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (5/11).
Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat sekitar pukul 09.45 WIB untuk melakukan pengecekan dan membantu proses pemadaman agar api tidak meluas.
Setibanya di lokasi, personel gabungan piket fungsi Polsek Kedawung langsung melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara serta berkoordinasi dengan warga dan petugas pemadam kebakaran. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya penanganan awal sekaligus memastikan kebakaran dapat segera dikendalikan.
Kapolsek Kedawung Kompol Ahmad Nasori, S.H., menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima setelah seorang warga melihat kepulan asap disertai kobaran api yang semakin membesar di area lahan kosong milik pabrik Jelly.
“Saksi Abi Reko Adrian, 26 tahun, warga Desa Kedungjaya, yang mengetahui kejadian tersebut, langsung berupaya membantu memadamkan api menggunakan selang air sambil menginformasikan kebakaran kepada warga sekitar dan aparat desa. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian agar penanganan dapat segera dilakukan,” jelas Kapolsek.
Setelah menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Kedawung bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi untuk meminta bantuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon. Petugas pemadam kebakaran kemudian menerjunkan satu unit mobil pemadam, sementara petugas PLN turut hadir untuk mendukung penanganan di lokasi.
Berkat koordinasi dan respons cepat seluruh pihak, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.30 WIB atau kurang lebih 45 menit sejak laporan awal diterima. Luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 600 meter persegi, sementara tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan.
Pihaknya bersama personel gabungan juga melakukan pendataan, meminta keterangan saksi, mendokumentasikan lokasi kejadian, serta memastikan proses penanganan berjalan dengan baik. Keterlibatan Bhabinkamtibmas, Babinsa, masyarakat, petugas pemadam kebakaran, dan PLN menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan kebakaran tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi yang ditinggalkan tanpa memastikan api benar-benar padam. Kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah, terutama di area lahan terbuka yang memiliki potensi penyebaran api,” imbuhnya.
Pihaknya menyampaikan apresiasi atas respons cepat personel kepolisian, masyarakat, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon, dan PLN dalam menangani kejadian tersebut. (Agus)