Arus Mudik dan Balik di Cirebon Tembus 941.754 Kendaraan, Didominasi Sepeda Motor
KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon mencatat ratusan ribu kendaraan melintas di wilayah Cirebon selama arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Berdasarkan data Traffic Counting (TC) di Pos Pengamanan Weru–Plered sejak 13 hingga 26 Maret 2026, jumlah kendaraan yang menuju arah Jawa Tengah mencapai 633.538 unit.
Sementara arus balik ke arah Jakarta, terhitung sejak 22-26 Maret 2026 sebanyak sebanyak 308.216 unit.
Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman, mengatakan kendaraan roda dua masih mendominasi arus mudik tahun ini.
“Untuk arah Jawa Tengah, sepeda motor mencapai 386.313 unit atau 65 persen, kendaraan ringan 227.721 unit atau 32 persen, dan kendaraan berat 9.089 unit atau 3 persen,” ujarnya, Kamis (26/3).
Sementara untuk arus kendaraan menuju Jakarta, sepeda motor tercatat sebanyak 181.014 unit atau 58 persen, kendaraan ringan 123.286 unit atau 40 persen, dan kendaraan berat 3.916 unit atau 2 persen.
Dadang menyebutkan, dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kendaraan yang melintas mengalami penurunan.
“Pada 2025, kendaraan ke arah Jawa Tengah mencapai 1.259.554 unit dan ke Jakarta 1.199.529 unit. Tahun ini jumlahnya lebih rendah,” katanya.
Untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, Dishub Kabupaten Cirebon mendirikan 12 Pos Pengamanan (Pospam) di sejumlah titik, termasuk tambahan di wilayah Suranengala dan Mundu, dengan melibatkan sekitar 90 personel.
Meski puncak arus mudik telah terlewati, petugas tetap disiagakan di lapangan. Hal ini menyusul perpanjangan Operasi Ketupat Lodaya 2026 hingga 29 Maret 2026.
“Personel masih disiagakan karena masih ada arus balik pemudik dan bertepatan dengan berakhirnya libur sekolah,” pungkasnya. (Ghofar)



Tinggalkan Balasan