KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kecamatan Babakan melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Cangkuang, Senin (22/6).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai ketentuan sekaligus menjadi persiapan menjelang pencairan Dana Desa Tahap II.

Tim monitoring memeriksa berbagai aspek pengelolaan Dana Desa, mulai dari kelengkapan administrasi, kesesuaian penggunaan anggaran dengan rencana kerja, hingga dokumen pertanggungjawaban kegiatan yang telah dilaksanakan pemerintah desa.

Camat Babakan, Asep Nurdin, mengatakan monitoring dan evaluasi merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga tata kelola Dana Desa agar tetap tertib, transparan, dan akuntabel.

“Monev dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai aturan serta siap memasuki proses pencairan tahap berikutnya,” ujarnya.

Menurut Asep, ketertiban administrasi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penyaluran Dana Desa. Karena itu, setiap desa diharapkan mampu menyusun laporan dan dokumen pertanggungjawaban secara lengkap dan tepat waktu.

“Administrasi yang tertib menjadi salah satu kunci agar proses pencairan Dana Desa dapat berjalan lancar tanpa kendala,” katanya.

Selain melakukan pemeriksaan, tim kecamatan juga memberikan pendampingan dan arahan kepada perangkat desa terkait pengelolaan keuangan, pelaksanaan pembangunan, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Asep menegaskan, fungsi monitoring tidak semata-mata sebagai pengawasan, tetapi juga bentuk pembinaan agar pemerintah desa semakin memahami tata kelola pemerintahan yang baik.

“Pengawasan bukan hanya evaluasi, tetapi juga upaya pembinaan agar desa mampu mengelola anggaran secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai regulasi,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kecamatan Babakan berharap sinergi dengan pemerintah desa terus terjalin sehingga seluruh program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dapat memberikan manfaat optimal bagi warga.

“Monev menjadi langkah bersama untuk mewujudkan pengelolaan Dana Desa yang transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ungkap Asep.

Sementara itu, Kuwu Desa Cangkuang, Abdul Kodir Zaelani, menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara rutin oleh pemerintah kecamatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.

“Kami mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Babakan. Ini menjadi bahan evaluasi sekaligus arahan agar pengelolaan Dana Desa semakin tertib dan tepat sasaran,” ujarnya.

Abdul Kodir menjelaskan, seluruh dokumen administrasi dan laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa Tahap I telah dipersiapkan secara lengkap untuk diperiksa tim monitoring.

Dengan terpenuhinya seluruh persyaratan yang dibutuhkan, pihaknya optimistis proses pencairan Dana Desa Tahap II dapat berjalan sesuai jadwal.

“Semua dokumen sudah kami siapkan. Kami berharap pencairan Dana Desa tahap berikutnya dapat berjalan lancar sehingga program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat bisa terus dilaksanakan,” tuturnya. (Nawawi)