Tidak Hanya Misi Pertahanan, Batalyon Infanteri TP 338/Talaga Manggung Siap Aksi Nyata untuk Pembangunan di Majalengka
MAJALENGKA, (FC).— Kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yon TP) 338/Talaga Manggung di Kabupaten Majalengka tak hanya membawa misi pertahanan.
Berpijak di Kecamatan Kertajati, satuan TNI Angkatan Darat ini mulai bergerak membantu masyarakat melalui pelayanan kesehatan gratis, gerakan kebersihan lingkungan, hingga pengembangan pertanian untuk menjaga produktivitas lahan saat musim kemarau.
Di bawah komando Mayor Infanteri Mario Herdiana Belo, Yon TP 338/Talaga Manggung mengemban tugas memperkuat sistem pertahanan sekaligus mendukung program pemerintah daerah. Meski baru sekitar dua bulan berada di Majalengka, satuan tersebut mulai membangun kolaborasi dengan masyarakat dan sejumlah instansi untuk menjalankan berbagai kegiatan teritorial.
“Tujuannya yang pertama untuk sistem pertahanan rakyat semesta (Sishanra) yang merata. Salah satu fungsinya juga untuk membantu pemerintah daerah dan masyarakat sekitar,” kata Mario dalam agenda ngopi bareng bersama insan media, Minggu (11/10) sore kemarin.
Dalam pertemuan tersebut, Mario didampingi Pasi Intel Letda Inf Mardianto, Dansiintel Serda Irwan Fasa, serta jajaran staf intelijen dan penerangan Yon TP 338/Talaga Manggung.
Menurut Mario, pembentukan batalyon teritorial pembangunan tidak hanya berorientasi pada kesiapan pertahanan, tetapi juga membuka ruang bagi prajurit untuk berkontribusi dalam pembangunan wilayah.
Salah satu fokusnya adalah mendukung ketahanan pangan melalui kompi-kompi dengan bidang tugas khusus, termasuk kesehatan, pertanian, dan peternakan. “Kompi-kompi itu tujuannya untuk membantu masyarakat dan program-program pemerintah, terutama program ketahanan pangan,” ujarnya.
Salah satu kegiatan yang telah dijalankan Yon TP 338 adalah Gerakan Bersih-bersih (Geber) yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam menangani persoalan sampah.
Di bidang kesehatan, kompi kesehatan Yon TP 338 juga mulai mendatangi warga secara langsung untuk memberikan pelayanan gratis dari rumah ke rumah. Pola jemput bola tersebut diharapkan dapat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga yang membutuhkan akses pelayanan di lingkungan tempat tinggalnya.
Mario mengatakan, kegiatan Geber dan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari program teritorial yang mulai dijalankan sejak satuannya berada di Majalengka. Pelayanan kesehatan gratis itu direncanakan berlangsung setiap pekan.
“Setiap Jumat kita melaksanakan Geber secara rutin. Kemudian untuk kompi kesehatan, kita juga sudah melaksanakan pelayanan kesehatan gratis secara door to door,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Yon TP 338/ Talaga Manggung, berupaya menghadirkan peran prajurit yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Selain menjalankan tugas utama di bidang pertahanan, satuan ini juga diarahkan untuk mendukung kegiatan sosial sesuai dengan kemampuan dan bidang tugas yang dimiliki.
Tak hanya kebersihan dan kesehatan, sektor pertanian menjadi perhatian lain Yon TP 338/Talaga Manggung. Di wilayah Kertajati, keberadaan lahan tadah hujan menjadi tantangan tersendiri bagi petani, terutama ketika musim kemarau membatasi ketersediaan air untuk kegiatan bercocok tanam.
Untuk merespons kondisi tersebut, Mario mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka dan Dinas Pertanian guna mendorong pemanfaatan lahan sesuai potensi wilayah. Menurutnya, keterbatasan air tidak seharusnya membuat lahan yang tersedia dibiarkan tidak produktif.
“Walaupun lahan tadah hujan, jangan patah arang. Ayo kita produktifkan lahan yang ada supaya bisa terus ditanami dan bermanfaat,” ucapnya.
Sebagai langkah awal, Yon TP 338 mulai mengembangkan sejumlah komoditas di area batalyon, di antaranya jagung, tebu, dan timun suri. Pemilihan tanaman tersebut mempertimbangkan kondisi wilayah yang cenderung panas saat kemarau, sehingga komoditas yang dikembangkan perlu disesuaikan dengan karakteristik lingkungan.
“Untuk sekarang, kebetulan saya sedang ada program untuk jagungnisasi, kemudian juga di titik batalyon saya di sana itu ada juga tebu dan timun suri. Jadi yang saya tanam adalah tanaman yang memang sudah kategorinya kuat terhadap cuaca panas,” ungkap Mario.
Pengembangan tanaman di lingkungan batalyon tersebut menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan. Ke depan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan dinas terkait diharapkan dapat mendukung upaya pengembangan pertanian yang menyesuaikan kondisi tanah, ketersediaan air, serta kebutuhan masyarakat setempat.
Bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan air saat kemarau, pemilihan komoditas yang sesuai menjadi salah satu pertimbangan penting agar kegiatan pertanian tetap dapat berjalan. Melalui pendekatan tersebut, Yon TP 338 ingin mendorong masyarakat agar tetap memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki.
Bermarkas di Kertajati, Yon TP 338 Diperkuat 445 Personel Saat ini, Yon TP 338/Talaga Manggung menempati marshalling area atau lokasi penampungan sementara di Desa Sukamulya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Adapun markas yang direncanakan untuk satuan tersebut berada di Desa Sahbandar, yang juga terletak di Kecamatan Kertajati.
Yon TP 338/Talaga Mangung saat ini memiliki 445 personel. Kehadirannya menambah keberadaan satuan TNI Angkatan Darat di Kabupaten Majalengka, yang sebelumnya telah memiliki Yonif 321.
Dengan kekuatan personel tersebut, Yon TP 338 mengemban tugas pertahanan sekaligus menjalankan kegiatan teritorial melalui program sosial, pelayanan kesehatan, serta pengembangan sektor pertanian dan peternakan.
Bagi Majalengka, keberadaan satuan ini membuka peluang kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan.
Sementara bagi Yon TP 338/Talaga Manggung, pengabdian di wilayah teritorial menjadi bagian dari upaya menjalankan tugas negara yang tidak hanya berorientasi pada pertahanan, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Munadi)


Tinggalkan Balasan