KOTA CIREBON, (FC).- Perbaikan pipa transmisi utama di kawasan Plangon akhirnya selesai dikerjakan. Dan suplai air bersih secara bertahap menuju normal sudah dialirkan.
Sementara ada satu wilayah yakni Perumnas Galunggung dan sekitarnya di Kota Cirebon hingga kini belum sepenuhnya pulih.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Cirebon, Sofyan Satari menjelaskan belum normalnya distribusi air di kawasan tersebut dipicu gangguan pada pompa yang menyuplai air ke wilayah Galunggung.
Menurutnya, sistem distribusi ke daerah tersebut memang mengandalkan pompa, berbeda dengan sejumlah wilayah lain yang tidak sepenuhnya bergantung pada sistem perpompaan.
“Untuk Galunggung dan sekitarnya masih dalam proses karena ada kerusakan di pompanya. Hari ini teknisi sudah datang dan sedang melakukan perbaikan. Mudah-mudahan sore ini bisa selesai,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Pria yang akrab disapa Opang ini memastikan, secara umum perbaikan pipa transmisi di Plangon telah berjalan sesuai rencana. Wilayah pesisir yang sebelumnya terdampak kini sudah kembali menerima pasokan air secara normal.
“Secara keseluruhan sudah sesuai harapan. Tinggal Wilayah Perum Galunggung dan sekitarnya saja yang masih dalam penanganan,” katanya.
Opang menargetkan perbaikan pompa dapat dirampungkan dalam hari yang sama, sehingga distribusi air ke Galunggung dapat kembali mengalir stabil. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang masih terdampak, terlebih menjelang Bulan Suci Ramadan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Mudah-mudahan hari ini selesai dan masyarakat sudah bisa kembali menikmati layanan air bersih secara normal,” ucapnya.
Pasca perbaikan pipa utama, kapasitas distribusi air tercatat mencapai 850 liter per detik, sesuai batas izin dan kemampuan jaringan pipa yang ada.
“Sekarang kapasitasnya 850 liter per detik. Itu sudah sesuai izin dan kapasitas pipa,” jelas Opang.
Ia menambahkan, titik kebocoran pada pipa transmisi telah ditutup. Tahap berikutnya adalah penguatan badan jalan di atas jalur pipa agar tidak kembali terdampak beban kendaraan berat.
“Perbaikan tersebut akan dilakukan dengan pengecoran beton,” ungkapnya.
Untuk pekerjaan penguatan jalan, kata Opang, Perumda Air Minum Kota Cirebon bekerja sama dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, termasuk dalam hal pengawasan teknis di lapangan. (Agus)











































































































Discussion about this post