Polsek Waled Amankan 1,9 Ton Beras Bansos dari Rumah Pengepul
KAB.CIREBON, (FC).- Jajaran Polsek Waled mengamankan sebanyak 196 karung beras bantuan pangan yang ditemukan tersimpan di rumah seorang pengepul di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon. Total beras yang diamankan mencapai sekitar 1.960 kilogram.
Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas pengumpulan beras bantuan sosial yang diduga berada di rumah pengepul. Petugas kemudian melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan ratusan karung beras tersebut.
Kapolsek Waled AKP M. Fadholi membenarkan adanya pengamanan beras bantuan pangan tersebut. Menurutnya, seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Waled untuk kepentingan penyelidikan.
“Total ada 196 karung, masing-masing berisi 10 kilogram, dan sudah diamankan di Polsek Waled,” ujar Fadholi, Minggu (6/9).
Ia mengatakan, kasus tersebut telah dikoordinasikan dengan Polresta Cirebon. Saat ini polisi masih mendalami asal-usul beras, termasuk bagaimana bantuan yang diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) tersebut bisa terkumpul di rumah pengepul.
“Perkara ini sudah dikoordinasikan dengan Polresta Cirebon dan masih dalam proses penyelidikan,” katanya.
Polisi juga akan menelusuri dugaan adanya transaksi atau jual beli beras bantuan pangan.
Pemeriksaan akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang berkaitan, mulai dari penerima bantuan, pihak yang menyerahkan, hingga mekanisme pengumpulan beras tersebut.
“Kami masih mendalami asal-usul dan pihak-pihak yang berkaitan dengan beras tersebut,” ungkapnya.
Keberadaan ratusan karung beras bantuan di rumah pengepul menjadi perhatian aparat karena bantuan pangan tersebut seharusnya diterima langsung oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Polisi memastikan masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan adanya tindak pidana dalam kasus tersebut.
Aparat masih mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengungkap secara jelas proses hingga beras bantuan tersebut berada di tangan pengepul.
Temuan ini juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan distribusi bantuan pangan agar program pemerintah berjalan tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. (Nawawi)



Tinggalkan Balasan