Polresta Cirebon Kerahkan 240 Personel, Sita Ratusan Botol Miras
KAB. CIREBON, (FC).- Polresta Cirebon mengerahkan 240 personel gabungan dalam patroli skala besar untuk mengantisipasi kejahatan jalanan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), Sabtu (10/10) malam.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyita ratusan botol minuman keras (miras), menertibkan sepeda motor, serta mengamankan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, patroli gabungan bersama TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
“Patroli gabungan dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Imara.
Patroli diawali apel kesiapan pukul 20.00 WIB yang dipimpin langsung Kapolresta Cirebon, didampingi Kabag Ops Polresta Cirebon Kompol Sutarja.
Sebanyak 85 personel diterjunkan dalam patroli tingkat Polresta, sedangkan 155 personel lainnya melaksanakan kegiatan serentak di seluruh polsek jajaran yang terbagi dalam Zona Timur, Tengah, dan Barat.
Sasaran patroli meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), geng motor, balap liar, serta peredaran narkoba, obat-obatan terlarang, dan miras. Petugas juga menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan hasil KRYD jajaran polsek, petugas mencatat 99 kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan 112 botol miras berbagai merek, 64 botol ciu, enam liter tuak, serta 19 knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Sementara itu, dalam KRYD di wilayah Polsek Gempol, petugas menerbitkan 20 lembar tilang. Petugas juga mengamankan 20 sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan, lima knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, serta enam lembar STNK.
Imara menegaskan, upaya menjaga keamanan tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukasi kepada masyarakat.
“Kami mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis. Masyarakat kami ajak bersama-sama menjaga ketertiban, sehingga potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.
Dalam patroli tersebut, petugas juga melakukan patroli dialogis, menyampaikan imbauan melalui pengeras suara, serta menyosialisasikan pemberlakuan jam malam bagi pelajar.
Kelompok pemuda yang berkumpul dan berpotensi mengganggu ketertiban turut diimbau membubarkan diri secara persuasif.
Polresta Cirebon bersama TNI dan instansi terkait berkomitmen memperkuat sinergi untuk menekan kejahatan jalanan dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polresta Cirebon dilaporkan aman dan kondusif tanpa kejadian menonjol. (Johan)


Tinggalkan Balasan