SMP Al Washliyah Sumber Borong 16 Medali di SABHURA CUP
KAB.CIREBON, (FC).- Kontingen pencak silat SMP Al Washliyah Sumber, Kabupaten Cirebon, membawa pulang 16 medali dalam ajang SABHURA CUP Championship 2026 yang berlangsung di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, 10–11 Oktober 2026.
Dari total medali tersebut, empat di antaranya emas, tujuh perak, dan lima perunggu. Prestasi ini semakin membanggakan karena 11 dari 16 atlet peraih medali merupakan siswa kelas VII yang baru memulai perjalanan di jenjang sekolah menengah pertama.
Empat medali emas dipersembahkan Angga Rizki Purnama dari kelas VII A, Saif Hikmal Al Yahya dari kelas VII B, Haidar Ali Muhsin dari kelas VII C, serta Khotibul Imam Wiranu dari kelas VIII C.
Sementara itu, tujuh medali perak diraih Najwa Rizky Agustin, Kharisma Citra Dwi Santoso, Alysa Alva Nitisara, dan Muhammad Rayyan dari kelas VII A. Medali perak lainnya dipersembahkan Muhamad Sharif A Rohman dari kelas VII C, Laudzai Fahmi Madani dari kelas VIII A, serta Keysya Afka Azahra dari kelas VIII B.
Adapun lima medali perunggu diraih Almira Nurfaizah Hafsah dan Abdullah Khoirul Azam dari kelas VII A, Satrio Damar Djati dari kelas VII C, serta Putri Aprillia Fatimah dan Nicken Oktavianah dari kelas VIII C.
Pembina pencak silat SMP Al Washliyah Sumber, Andih Kardila, mengaku bangga atas pencapaian anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi pengembangan kemampuan atlet, terutama mereka yang baru pertama kali merasakan persaingan di tingkat kejuaraan.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas pencapaian anak-anak dalam SABHURA CUP Championship 2026. Perolehan 16 medali ini merupakan hasil yang patut diapresiasi. Saya sangat bangga karena 11 atlet peraih medali merupakan siswa kelas VII yang masih tergolong pemula,” ujarnya.
Ia berharap, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan berani mengikuti kompetisi berikutnya.
Andih menegaskan, pembinaan pencak silat di sekolah tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali. Lebih dari itu, olahraga bela diri tersebut diharapkan mampu membentuk karakter siswa melalui kedisiplinan, tanggung jawab, penghormatan terhadap lawan, dan sikap sportif.
Karena itu, ia mengingatkan para atlet agar tetap mengutamakan pendidikan, menjaga akhlak, serta tidak cepat berpuas diri atas pencapaian yang telah diraih.
Keberhasilan kontingen sekolah tersebut juga tidak terlepas dari pendampingan pelatih Udin Jaenudin dan Misrani. Keduanya mendampingi para siswa dalam meningkatkan kemampuan teknik, kebugaran fisik, konsentrasi, serta kesiapan mental sebelum menghadapi pertandingan.
Menurut para pelatih, kejuaraan menjadi bagian penting dari proses pembelajaran atlet. Selain mengukur hasil latihan, pertandingan memberikan pengalaman bagi siswa untuk mengendalikan rasa gugup, membaca pergerakan lawan, dan mengambil keputusan di arena.
Mereka berharap para atlet terus berlatih, mengevaluasi kekurangan, dan menjaga konsistensi agar mampu meningkatkan prestasi pada kompetisi mendatang.
Bagi para siswa, raihan 16 medali tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus penyemangat untuk terus berkembang. Dukungan sekolah, pembina, pelatih, dan orang tua diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pembinaan bakat olahraga di lingkungan SMP Al Washliyah Sumber.
Dengan hasil tersebut, sekolah berharap pencak silat dapat terus menjadi wadah pengembangan potensi siswa, sekaligus menanamkan nilai kerja keras, disiplin, dan sportivitas yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. (Ghofar)


Tinggalkan Balasan