KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan (DPKPP) Kabupaten Cirebon menindaklanjuti laporan dari warga Perumahan Persada Sumber Asri, Panorama Bukit Halimpu III, Griya Caraka, Harjamulya Indah, dan Perumahan Griya Mukti Asri perihal permohonan audiensi dan serah terima Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan.
DPKPP mengimbau para pengembang perumahan agar segera menyerahkan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) yang ditelantarkan ke Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Hal tersebut merupakan penerapan Pasal 49 ayat (9) dan Pasal 52 ayat (1) Peraturan Bupati Cirebon Nomor 189 Tahun 2022 tentang Prosedur Penyediaan dan Penyerahan Prasarana, Sarana dan Utilitas Perumahan dari Pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Pj Bupati Dorong Pengembang Perumahan Serahkan PSU ke Pemkab Cirebon
Kepala Bidang Perumahan pada DPKPP Kabupaten Cirebon, Yayan Suratman mengungkapkan, ada empat pengembang dari lima perumahan berbeda yang belum menyerahkan PSU yang ditelantarkan.
Pengembang tersebut adalah PT. CIPTA PERSADA PROPERTINDO selaku pengembang Perumahan Persada Sumber Asri dan Perumahan Panorama Bukit Halimpu III.
Kemudian PT. RIDI PRATAMA selaku pengembang Perumahan Griya Caraka; PT. TRIASA TEKNIK INDONESIA selaku pengembang Perumahan Harjamulya Indah; dan PT. SANGGAR GRIYA MUKTI SARI selaku pengembang Perumahan Griya Mukti Asri.
Sebelum diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, DPKPP akan melakukan peninjauan PSU ke lapangan.
“Nantinya akan ditinjau lebih dulu, apakah sesuai atau tidak antara yang dilaporkan warga dengan yang ada di lapangan. Kalau sesuai, nanti kita buatkan Berita Acara Serah Terima (BAST), agar nantinya bisa diserahkan ke Pemda,” jelas Yayan. (Ghofar)
Discussion about this post