KAB.CIREBON, (FC).- Gorong-gorong jalan poros di Desa Matangaji, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, ambruk sehingga akses menuju kantor desa terpaksa ditutup total.
Kerusakan tersebut mendorong pemerintah desa bersama warga melakukan perbaikan secara swadaya.
Kuwu Desa Matangaji, Rusnadi, mengatakan kondisi gorong-gorong sebenarnya sudah lama membutuhkan perbaikan. Namun, hingga kini belum ada penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon.
“Perbaikan jalan poros sudah lama kami usulkan, tetapi belum ada respons. Akhirnya masyarakat berinisiatif membongkar dan memperbaiki secara swadaya,” ujar Rusnadi kepada FC, Minggu (22/2) malam.
Ia menjelaskan, konstruksi lama menggunakan gorong-gorong yang dinilai tidak lagi mampu menahan debit air. Saluran pembuangan yang tersumbat menyebabkan genangan, hingga akhirnya memicu kerusakan dan ambruknya struktur tersebut.
“Sejak dulu menggunakan gorong-gorong, saluran airnya mampet sehingga terjadi banjir dan membuatnya ambruk. Sejak malam kemarin sampai hari ini akses jalan ditutup total,” katanya.
Rusnadi juga menyoroti keterbatasan anggaran desa yang berdampak pada pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, penyesuaian alokasi dana desa turut memengaruhi kemampuan pemerintah desa dalam melakukan perbaikan fasilitas umum.
Meski demikian, semangat gotong royong warga menjadi solusi sementara. Perbaikan dilakukan pada malam hari melalui urunan dana dan tenaga masyarakat setempat agar akses vital desa dapat segera difungsikan kembali. (Johan)











































































































Discussion about this post