INDRAMAYU, (FC).- Satu Keluarga di Jalan Jatayu Raya, Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, mengalami luka bakar dan dibawa ke rumah sakit akibat terkena ledakan Gas LPG, Minggu (1/11)

Komandan Regu (Danru) 1 Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu, Retno Hendriyanto mengungkapkan, bahwa peristiwa ini bermula ketika pemilik rumah yang kesehariannya berjualan es, tengah memasak untuk melarutkan gula di dapur.

Di tengah proses tersebut, tabung gas yang digunakan tiba-tiba mengalami kebocoran.

“Jadi gasnya itu bocor, katup gasnya itu tidak menutup kembali,” ujar Hendriyanto

Menghadapi situasi tersebut, pemilik rumah lantas membawa tabung gas yang bocor itu ke dalam kamar mandi, ia juga menutup rapat pintu kamar mandi.

Setelah itu, pemilik rumah melanjutkan aktivitas memasaknya di dapur dengan menggunakan tabung gas yang berbeda.

Nahas, gas yang terus keluar dari tabung bocor tersebut menumpuk dan memenuhi seisi ruangan kamar mandi.

Karena terus menumpuk diduga terjadi rembesan gas yang keluar dari sela-sela pintu, gas itu lalu menyambar api dari aktivitas memasak.

“Jadi kan si gasnya itu numpuk tuh di kamar mandi karena pintunya tertutup ditambah tidak ada ventilasi udara juga di kamar mandi, di sisi lain ada juga aktivitas memasak, sehingga terjadi ledakan. Tapi ledakan yang terjadi juga tidak begitu besar,” jelas Hendriyanto.

Laporan terkait insiden kebocoran gas ini kemudian diterima petugas pada pukul 08.35 WIB.

Dua armada langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Petugas pun tiba pukul 08.45 WIB, usai menempuh jarak sekitar 2,7 kilometer.

Saat petugas tiba di lokasi, dua korban yang merupakan ibu dan anaknya tampak tengah dievakuasi menuju ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Sementara itu, sang ayah masih bertahan di rumah guna memastikan penanganan yang dilakukan petugas berjalan lancar.

“Kepada si bapak juga kami sarankan untuk ke rumah sakit juga, khawatirnya ada apa-apa,” tambah Hendriyanto.

Petugas Damkar pun saat itu langsung mengambil alih penanganan kebocoran gas di lokasi. Dalam waktu singkat, tepatnya pukul 09.00 WIB, situasi berhasil dikendalikan dan dipastikan aman sepenuhnya.

Hendriyanto juga memastikan insiden ini tidak sampai menimbulkan kebakaran besar yang menghanguskan bangunan rumah korban maupun rumah-rumah warga di sekitarnya.

Adapun untuk kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir kurang lebih mencapai Rp 500.000.

“Alhamdulillah untuk peristiwa ini dapat kami tanggulangi dengan baik,” kata Hendriyanto.

Di sisi lain, Hendriyanto turut menyayangkan soal penanganan awal yang dinilai kurang tepat hingga terjadinya insiden tersebut.

Membawa tabung gas yang bocor ke ruang tertutup seperti kamar mandi justru membuat gas berkumpul dalam konsentrasi tinggi dan memperbesar potensi bahaya ketika bertemu sumber api.

“Seharusnya ini bukan suatu hal yang bisa membahayakan asalkan ditangani dengan tepat,” kata Hendriyanto.

Usai berhasil memadamkan api, petugas memanfaatkan momen tersebut dengan memberikan edukasi singkat kepada warga sekitar, mereka diminta lebih waspada terhadap potensi bahaya kebocoran gas rumah tangga guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

“Kami juga sarankan ke pemerintah kelurahannya untuk bisa membuat agenda edukasi untuk warga terkait potensi kebakaran, kami dari Damkar Indramayu pun siap memberikan sosialisasi ketika diminta,” pungkasnya. (F-08)