INDRAMAYU, (FC).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu telah menetapkan Kecamatan Sukra sebagai Kawasan Peruntukan Industri (KPI).

Camat Sukra, Sigit Widiyanto, pun mendesak pemerintah daerah segera menghadirkan Balai Latihan Kerja (BLK) di wilayah barat Kabupaten Indramayu untuk menyambut keberadaan KPI.

Menurut dia, keberadaan BLK menjadi persiapan menyambut kehadiran kawasan industri, sehingga warga Kecamatan Sukra dan sekitarnya tidak hanya menjadi penonton.

“Kami menilai, kebutuhan BLK di wilayah Indramayu Barat sangat mendesak untuk mendukung kawasan industri di Kecamatan Sukra,” kata Sigit Widiyanto, Kamis (29/10/2026)

Ia mengatakan, lokasi BLK Indramayu cukup jauh dari wilayah Kecamatan Sukra, dan jaraknya kira-kira mencapai 50-an kilometer, sehingga berpotensi mengendurkan semangat warganya untuk mengikuti pelatihan.

Pihaknya mengakui, jika BLK berlokasi tidak jauh dari kawasan industri Sukra, maka dipastikan masyarakat Kecamatan Sukra bakal menyambutnya secara antusias, karena jaraknya lebih dekat.

“Warga kami kalau mau ikut pelatihan keterampilan di BLK Indramayu harus menempuh perjalanan selama kira-kira satu jam, sehingga kondisi ini sering kali menyurutkan semangat mereka,” ujar Sigit Widiyanto.

Ia juga meyakini, manfaat kehadiran BLK di wilayah barat Indramayu tidak sebatas memangkas jarak maupun waktu tempuh bagi warga Kecamatan Sukra dan sekitarnya, tetapi menjadi motor penggerak multi sektor masyarakat.

Sigit mendorong kurikulum pelatihan di BLK di wilayah barat Indramayu disesuaikan kebutuhan perusahaan di kawasan industri Sukra, sehingga mampu mencetak tenaga kerja lokal yang siap pakai, dan kompetitif.

Selain itu, BLK tersebut juga diproyeksikan menjadi tempat pembentukan karakter dan etos kerja profesional, sehingga warga lokal siap beradaptasi dengan budaya industri modern yang disiplin.

Bahkan, BLK turut bertugas membekali keterampilan berwirausaha dari mulai kuliner hingga jasa bagi warga nonindustri demi menyokong pertumbuhan ekosistem baru di kawasan industri Sukra.

“Kami meyakini, akses pelatihan yang lebih dekat membuat para pemuda di wilayah barat Indramayu memiliki peluang besar untuk terserap lapangan kerja, khususnya di kawasan industri Sukra,” Pungkasnya (Agus Sugianto)