INDRAMAYU, (FC).- Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu tengah mengkaji rencana penyediaan pasokan air baku dari Perumdam Tirta Darma Ayu ke Pertamina Refinery Unit (RU) VI Kilang Balongan.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Ruswa, mengingatkan rencana kerja sama tersebut tetap harus memerhatikan kebutuhan air masyarakat Kabupaten Indramayu.

Pasalnya, pemenuhan kebutuhan dan keberlangsungan pelayanan air bersih kepada masyarakat Indramayu harus menjadi prioritas apabila kerja sama strategis itu direalisasikan.

“Pelaksanaan kerja sama ini perlu mempertimbangkan ketersediaan sumber daya air, keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat, dan manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Indramayu,” kata Ruswa.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Indramayu, Suhendri, mengatakan, rencana kerja sama strategis yang berpotensi memberikan manfaat bagi kedua belah pihak tersebut perlu dikaji secara menyeluruh.

Terutama, menurut dia, terkait kebutuhan pasokan air baku untuk menunjang operasional Pertamina RU VI Kilang Balongan, dan peluang kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Indramayu.

Karenanya, Suhendri berharap, peluang kerja sama antara Pertamina RU VI Kilang Balongan, dan BUMD tersebut dapat terealisasi agar keberadaan BUMN di Kabupaten Indramayu mendorong peningkatan PAD.

“Kami meyakini kerja sama ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak sekaligus meningkatkan PAD Kabupaten Indramayu, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Suhendri.

Terlebih, Pertamina RU VI Balongan memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi, dengan produk yang didistribusikan ke berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Karenanya, pihaknya mengakui, untuk menunjang kegiatan operasional dalam pemenuhan kebutuhan energi tersebut diperlukan pasokan air dalam jumlah besar yang kualitasnya sesuai standar yang dibutuhkan.

“Pada prinsipnya, kami mendukung upaya pengembangan kerja sama yang berpotensi meningkatkan PAD Kabupaten Indramayu, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya. (F-08)