Salip Dump Truck, Pelajar Tewas Terlindas
KUNINGAN, (FC).- Nasib nahas menimpa seorang pelajar perempuan berusia 16 tahun di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan.
Korban meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terjatuh saat hendak mendahului sebuah dump truck di Jalan Raya Desa Cidahu, Rabu (23/9) pagi.
Korban berinisial KZF, warga Kecamatan Cidahu, mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol E-2490-YAY. Sepeda motor tersebut terjatuh ketika korban mengambil jalur kanan untuk menyalip kendaraan di depannya.
Akibat kejadian tersebut, korban masuk ke bawah kendaraan dan terlindas ban belakang sebelah kanan Mitsubishi Canter Fuso jenis dump truck warna kuning bernopol E-9612-YC.
Peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.20 WIB. Saat itu, korban melaju dari arah Cieurih menuju Ciawigebang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Iptu Sri Martini, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu sekitar pukul 06.20 WIB. Dalam kejadian ini satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia,” ujar Sri Martini.
Ia menjelaskan, kecelakaan bermula ketika korban berusaha mendahului dump truck yang berjalan searah. Namun, saat mengambil sisi kanan jalan, sepeda motor korban diduga kehilangan kendali hingga terjatuh.
“Kemudian bagian kepala korban terlindas ban belakang sebelah kanan dump truck,” katanya.
Korban sempat dievakuasi ke RSUD 45 Kuningan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, akibat luka serius yang dialami, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Sementara pengemudi dump truck berinisial UU (58), warga Kabupaten Majalengka, dilaporkan tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Usai kecelakaan, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan langsung melakukan penanganan di lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
“Petugas sudah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan, meminta keterangan saksi, dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan,” jelas Sri Martini.
Kasus kecelakaan tersebut kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan. (Angga)


Tinggalkan Balasan