KUNINGAN, (FC).- Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kuningan, Asep S. Sonjaya Suparman atau yang akrab disapa Asep Papay, menyerukan pentingnya reformasi tata kelola Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) agar dapat benar-benar menjadi mesin penggerak ekonomi daerah.
Menurutnya, langkah fundamental yang harus ditempuh adalah restrukturisasi kelembagaan PDAU menjadi Holding Company yang dikelola secara profesional dan efisien.
“PDAU itu kewenangan Bupati dalam pembinaan dan penetapan arah kebijakan. Karena itu kami mendorong agar pengelolaannya dilakukan dengan pendekatan yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kinerja,” ujar Asep Papay saat ditemui di Kuningan, Selasa (11/11).
Ia menilai bahwa struktur organisasi PDAU saat ini masih terlalu gemuk dan cenderung membebani keuangan perusahaan, karena sebagian besar penyertaan modal justru terserap untuk membayar gaji pegawai, bukan untuk mengembangkan unit usaha.
“Cukup dua atau tiga orang di struktur inti, tapi mereka harus punya kapasitas manajerial, rekam jejak, modal finansial, dan jaringan usaha yang kuat. Dengan model sekarang, penyertaan modal hanya habis untuk salary pegawai. Tapi kalau jadi holding, setiap rupiah yang digelontorkan bisa dipertanggungjawabkan dan menghasilkan PAD maksimal,” tegasnya.
Menurut Asep, pola birokratis yang selama ini melekat pada PDAU membuat perusahaan daerah itu tidak adaptif terhadap dinamika pasar.
Dengan model holding yang dipimpin oleh pengurus profesional, peluang untuk menjalin kerja sama strategis dan memperluas lini bisnis akan lebih terbuka.
“Esensinya adalah memastikan PDAU menjadi mesin ekonomi daerah, bukan sekadar lembaga administratif. Kabupaten Kuningan butuh peningkatan PAD yang nyata untuk mendukung pembangunan, dan itu hanya bisa dicapai kalau PDAU dikelola layaknya korporasi modern,” tambahnya.
Asep menegaskan, gagasan PSI ini bukan sekadar kritik, tetapi bentuk kontribusi konstruktif untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah.
“Ini soal keberanian untuk berbenah. Kalau kita ingin Kuningan melesat, maka perusahaan daerahnya juga harus naik kelas,” tandasnya. (Angga/FC)











































































































Discussion about this post