KAB.CIREBON, (FC).- Pascakerusuhan kemarin, hari ini Inspektorat Kabupaten Cirebon mulai menginventarisir berapa jumlah kerugian yang ditimbulkan.
“Hari ini kami panggil pihak-pihak (instansi) yang terdampak, seperti Sekretarit DPRD Kabupaten Cirebon, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Kita ingin mengetahui berapa jumlah kerusakannya,” kata Inspektur Pembantu (Irban) II pada Inspektorat Kabupaten Cirebon, Hj Eni Seniwati, Rabu (3/9).
Usai meminta data kepada instansi yang terdampak. Besok dijadwalkan turun ke lapangan bersama BKAD, Dinas PUTR dan Satpol PP. “Kita (Inspektorat) tidak bisa bekerja sendirian. Meski kita sudah mendapatkan data secara kasar, tapi perlu ke lapangan kroscek secara detailnya,” katanya.
Saat ditanya kapan hasil kerugian dapat diketahui, Eni mengungkapkan, sesuai dengan surat perintah (SP) adalah 10 hari kerja. Tapi, mudah-mudahan bisa lebih cepat.
“Hari ini baru pendalaman. Karena harus membawa yang ahli juga dari PUTR. Tadi Diskominfo tinggal manggil vendornya aja, karena ada videotron yang rusak,” kata Eni.
“Nanti dibagi-bagi, di kita juga ada ahli teknik, dari kemarin sudah ngecek, cuma kan baru perhitungan kasar, detilnya nanti bersama dengan dinas teknis,” tandasnya. (Ghofar)











































































































Discussion about this post