Merajut Kebersamaan, Golkar Kuningan Rayakan HUT ke-61 dengan Doa Bersama
KUNINGAN, (FC).- Suasana haru dan kebersamaan mewarnai malam puncak peringatan HUT ke-61 Partai Golkar yang digelar DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan melalui kegiatan Doa Bersama pada Jumat malam (5/12).
Mengangkat tema “Merajut Kebersamaan Membangun Indonesia Maju”, kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus, tokoh senior, hingga unsur pemerintah daerah.
Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Kuningan Momon Rochmana, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar yang juga Dewan Pertimbangan Golkar, Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda U. Kusmana, serta Wakil Ketua DPRD Kuningan Saw Tresna Septiani.
Ketua DPD Partai Golkar Kuningan Asep Setia Mulyana atau akrab disapa Asep Armala menyebutkan bahwa rangkaian HUT tahun ini menjadi yang paling semarak, karena telah diawali enam kegiatan besar sejak Oktober, termasuk agenda sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung.
“Malam ini adalah penutup dari rangkaian perayaan yang dilaksanakan serentak oleh seluruh DPD se-Indonesia. Kami berharap kegiatan seperti ini semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam doa bersama tersebut, Golkar memohon keselamatan dan keberkahan untuk Indonesia, serta mendoakan masyarakat Kabupaten Kuningan. Doa khusus juga dipanjatkan bagi korban bencana di Sumatra dan Aceh.
Asep Armala turut menyoroti perkembangan positif Golkar pada Pemilu 2024–2025. Menurutnya, peningkatan perolehan kursi DPRD Kuningan dari lima menjadi tujuh kursi merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kader.
“Pilkada kemarin juga menjadi bukti kerja keras kita. Pasangan Dian-Tuti yang kita usung berhasil memperoleh kemenangan. Ini adalah keberhasilan bersama,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar menegaskan bahwa Golkar memiliki peran besar dalam perjalanan bangsa dan daerah.
“Golkar bukan partai yang baru lahir kemarin. Golkar telah turut mengisi sejarah Indonesia sejak lama. Di Kuningan pun, kader-kadernya terbukti solid,” ujar Dian.
Dian juga menyoroti dinamika Pilkada Kuningan yang disebutnya bukan perjalanan mudah.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa hasil yang diraih merupakan buah kesolidan struktur partai. Ia kemudian mengutip rilis BRIN dan BPS yang menunjukkan tren positif pembangunan daerah.
“Angka kemiskinan dan pengangguran menurun, dan tingkat pengangguran berhasil ditekan sampai 12,6 persen. Program pembangunan kita berada di jalur yang benar. Infrastruktur kita dorong, dan tunda bayar berhasil dituntaskan pada 1 September,” jelasnya
Ia berharap Golkar sebagai partai pendukung terus mengawal sekaligus memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk bekerja, agar setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dian juga menitipkan pesan agar Golkar menjaga kedewasaan politik di tengah dinamika demokrasi.
“Gunakan akal sehat, bukan politik gaduh. Golkar sudah besar. Warnanya kuning, dan harus tetap bersinar,” tegasnya.
Di akhir acara, Bupati memberikan apresiasi kepada seluruh kader Golkar yang dinilai memiliki integritas tinggi dan mampu menjadi perekat dalam proses politik daerah.
“Golkar selalu menjadi jembatan. Meski perjalanan politik berubah-ubah, Golkar mampu menyesuaikan zaman dengan banyak inovasi,” tutupnya.
Doa bersama ini menutup rangkaian peringatan HUT Golkar di Kuningan, sekaligus menegaskan komitmen partai untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendorong pembangunan yang inklusif.(Angga/FC)



Tinggalkan Balasan