CIREBON , (FC).- Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 17 Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) turut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman bibit kangkung dan panen terong pada Selasa (5/8/2025) yang lalu.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh kelompok wanita tani (KWT) Binangkit 1 Desa Munjul Kecamatan Astanajapura, bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon.
Ketua kelompok KKN, Galih Lungguh mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam berbagai bidang kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya pertanian.
KKN ini juga memberikan kontribusi nyata dalam kegiatan pembangunan desa, sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap dinamika sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Dengan penuh semangat mahasiswa KKN kelompok 17 UIN SSC dan KWT terjun langsung pada kegiatan menanam sayu. Mulai dari proses penanaman bibit kangkung tanah, hingga panen terong hijau.
Dikatakan Galih, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan lokal sekaligus upaya pemberdayaan masyarakat desa, khususnya perempuan, melalui bidang pertanian.
“Kami sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan bersama Kelompok Wanita Tani. Terimakasih kepada Ibu Ijah Hadijah selaku Ketua KWT Binangkit 1 Desa Munjul, yang telah mengajak dan memberikan kesempatan kepada kami untuk terlibat langsung. Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk belajar dari masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk kita semua,” ujar Galih.
Kegiatan diawali dengan berkumpul bersama ibu-ibu KWT di kebun pertanian Binangkit 1 Desa Munjul. Setelahnya, dilanjut dengan sesi makan bersama sebagai simbolis persiapan sebelum memulai agenda.
Sebelum memulai kegiatan penanaman kangkung tanah dan penen terong, diawali juga dengan prakata dari salah satu pengurus Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Dilanjutkan dengan panen terong secara bersama-sama. Terlihat antusiasme dari para anggota KWT maupun mahasiswa KKN yang saling bahu-membahu memetik terong yang telah matang.
Kebersamaan ini menjadi momen berharga, tidak hanya sebagai hasil kerja keras, tetapi juga sebagai ajang pembelajaran dan tukar pengalaman.
Setelah panen, seluruh peserta melanjutkan dengan penanaman bibit kangkung di lahan yang telah disiapkan. Mahasiswa KKN ikut membantu proses penanaman dan mendokumentasikan kegiatan sebagai bagian dari kegiatan mereka di desa.
“Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan adik-adik KKN. Semoga pengalaman ini menjadi ilmu dan kenangan berharga bagi mereka, dan tentu jadi motivasi bagi kami untuk terus aktif,” ujar Ijah selaku Ketua KWT Binangkit 1.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi ringan terkait rencana pertanian ke depan. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat dan lembaga pertanian. (Rls/FC)










































































































Discussion about this post