KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Desa Gagasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, menyambut positif perbaikan Jalan Poros Kalipasung-Serang yang melintasi wilayahnya.

Peningkatan infrastruktur tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam memperlancar konektivitas serta mendukung aktivitas masyarakat.

Kuwu Gagasari, Tamam Heriyanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon, khususnya Bupati Cirebon dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) yang telah merealisasikan pembangunan jalan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Cirebon dan Dinas PU yang telah merealisasikan peningkatan jalan di wilayah Gagasari,” ujar Tamam, Jumat (14/8).

Peningkatan jalan dilakukan melalui pengecoran beton sepanjang 185 meter dengan lebar 4 meter. Sebelumnya, kondisi ruas jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah dengan banyak lubang yang menghambat kenyamanan pengguna jalan.

Menurut Tamam, pembangunan jalan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Selain memberikan rasa nyaman bagi pengendara, perbaikan jalan juga dinilai mampu menunjang berbagai aktivitas warga, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga pertanian.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dan menyambut pembangunan ini dengan gembira,” katanya.

Meski pembangunan telah terealisasi, Pemdes Gagasari berharap pemerintah daerah dapat melanjutkan perbaikan pada sisa ruas jalan yang masih mengalami kerusakan.

Tamam menyebut, masih terdapat sekitar 660 meter jalan kabupaten di wilayah Gagasari yang belum mendapatkan peningkatan melalui pengecoran.

“Kami berharap sisa 660 meter jalan tersebut dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya,” tuturnya.

Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki peran penting karena menjadi akses masyarakat menuju kawasan pendidikan dan pesantren, sekaligus jalur pendukung bagi aktivitas pertanian warga.

Selain Jalan Poros Kalipasung-Serang, Pemdes Gagasari juga berharap perhatian pemerintah diarahkan pada ruas jalan menuju Pondok Pesantren Gedongan yang kondisinya dinilai cukup memprihatinkan.

“Jalan menuju Pondok Pesantren Gedongan juga perlu mendapat perhatian karena menjadi akses pendidikan, pertanian, peternakan, sekaligus penghubung antarwilayah,” jelasnya.

Menurut Tamam, ruas jalan tersebut memiliki panjang sekitar 2 kilometer dan menjadi jalur penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat Kecamatan Gebang dan Kecamatan Pangenan.

Ia berharap peningkatan infrastruktur jalan dapat dilakukan secara bertahap agar akses masyarakat semakin mudah dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Kami berharap pemerintah dapat melakukan penanganan dan peningkatan jalan secara bertahap agar akses masyarakat semakin baik,” pungkas Tamam. (Nawawi)