FWGB Wadah Pemersatu Masyarakat Gebang
KAB.CIREBON, (FC).- Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon yang tidak lepas dari segala permaslahannya diperlukan adanya wadah komunitas masyarakat Gebang baik yang berada di wilayah Kecamatan Gebang maupun di luar daerah.
Atas dasar itu dicetuskan sebuah wadah pemersatu masyarakat Gebang yang akan bergerak dari masyarakat untuk masyarakat Gebang dengan nama Forum Masyarakat Gebang Bersatu (FWGB) dan mendaulat mantan Kapoksek Gebang Kompol (purn) H. Tukijan sebagai ketua forum.
Dalam kesempatan ngopi pagi di Taman Mangrove Dewi Ikan Desa Kalipasung Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon, H Tukijan mengungkapkan, Gebang dalam sejarah pernah jaya, maka sebagai keturunan masyarakat Gebang jangan sampai terkesan sebagai generasi perusak kejayaan Gebang.
Banyaknya kejayaan Gebang yang menghilang maka sangat sepakat bila ada forum masyarakat bangkit dari beberapa yang hilang dari kejayaan sejarah Gebang, maka apa yang akan diperjuangkan FWGB, menurutnya semua yang menyangkut kepentingan masyarakat Gebang dari mulai idiologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, masuknya investor, masuknya budaya luar, jangan sampai masyarakat Gebang yang pernah jaya justru saat ini terkesan terjajah.
“Kejayaan Gebang yang sudah hilang perlu dibangkitkan kembali, bukan itu saja Gebang harus bangkit dari semua aspek demi kepentingan masyarakat Gebang kedepan,” harapnya, Jumat (8/8).
Sementara pembina FWGB, Wasrun berpesan untuk langkah awal FWGB harus bisa menyamakan perbedaan untuk menjadi satu derap langkah, diketahui banyak pengurus dan anggota dan masyarakat Gebang dengan berbeda pengalaman, status dan lainnya untuk bisa ada penyamaan level dan spirit sehingga derap langkahnya satu, tidak ada berbagai visi misi, namun hanya ada satu visi misi.
Lanjut disampaikan Wasrun, dirinya juga berharap bagaimana forum bisa mengabdi untuk masyarakat Gebang, meski diakui sampai saat ini belum memiliki kepastian arah, namun bila memang FWGB bisa menyamakan satu presepsi nanti arahnya bagaimana, dirinya meyakini kedepan dengan sendirinya akan muncul seiring berjalannya waktu
“Kami berharap tidak ada pembedaan isu berat dan kecil yang kita perjuangkan, tetapi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat itu yang menjadi tujuan, yang penting bagaimana FWGB bisa mendeteksi, mengarahkan sampai menyampaikan kepada masyarakat,” ungkapnya
Sementara Sesepuh Gebang, Raden Cantika sangat mendukung niat masyarakat Gebang untuk bangkit melalui FWGB, dijelaskannya, menurut sejarah nama Gebang diciptakan oleh Pangeran Sutajaya, anak dari Pangeran Wirasuta yang dikucilkan dari Kerajaan Wiralodra.
Sekitar tahun 1510 Masehi, Pangeran Suatajaya membangun padukuhan Gebang saat itu perjuangan P. Sutajaya dibantu Raden Maskumambang dan Ki Banda Hilir yang ditugaskan menjaga pantai wilayah Gebang dari Pantai Indramayu sampai Pemalang, sehingga dari sejarah sudah jelas Gebang pernah jaya, dan saat ini tugas kita memperjuangkan untuk membangkitkan kejayaan Gebang.
“Kami sangat setuju adanya FWGB ini, namun saya berharap visi misinya silih asah, silih asih dan silih asuh, karena itu kearifan budaya lokal kita, jangan sampai visi misi kita terbawa moto budaya barat, kami juga sebagai orang sepuh ingin mencari keberkahan masa senja untuk Gebang,” ungkapnya. (Nawawi)


Tinggalkan Balasan