KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon menyatakan kritik yang disampaikan massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam aksi demonstrasi pekan lalu merupakan bagian dari kontrol sosial.
Sekretaris DLH Kabupaten Cirebon, Fitroh Suharyono, mengatakan pihaknya menerima masukan tersebut dan berkomitmen meningkatkan pelayanan pengelolaan sampah.
Namun, ia menegaskan persoalan sampah di Kabupaten Cirebon terkendala keterbatasan sarana dan anggaran.
Menurutnya, potensi timbunan sampah di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.200 ton per hari. Sementara itu, armada pengangkut yang dimiliki DLH saat ini hanya 65 unit, dari kebutuhan ideal sebanyak 120 unit.
“Artinya masih kurang 55 truk untuk menjangkau seluruh wilayah pelayanan,” ujar Fitroh, Senin (2/3).
Ia menjelaskan, harga satu unit truk pengangkut sampah sekitar Rp700 juta. Dengan kebutuhan tambahan 55 unit, anggaran yang diperlukan mencapai sekitar Rp38,5 miliar.
Selain armada, DLH juga mengalami kekurangan kontainer sampah. Dari kebutuhan ideal 600 unit, saat ini tersedia sekitar 450 unit.
Kekurangan 150 unit tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp8,25 miliar, dengan harga per unit sekitar Rp55 juta.
Kondisi serupa terjadi pada alat berat di tempat pemrosesan akhir (TPA). DLH masih menggunakan alat berat lama yang kerap mengalami gangguan.
Untuk pengadaan empat unit beko baru, dibutuhkan anggaran sekitar Rp6 miliar.
Fitroh menyebutkan, total kebutuhan anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana dasar pengelolaan sampah mencapai sekitar Rp50 miliar. Angka tersebut belum termasuk biaya operasional tahunan yang diperkirakan mencapai Rp60 miliar.
“Untuk sarana dasar sekitar Rp50 miliar. Itu belum termasuk operasional tahunan,” katanya.
DLH berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan masyarakat, guna memperkuat sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon. (Ghofar)











































































































Discussion about this post