MAJALENGKA, (FC).– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majalengka menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yang jatuh pada Rabu (1/10).
Upacara tersebut di gelar di halaman kantor Bawaslu Majalengka dengan penuh khidmat dan mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.
Dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tersebut, unsur pimpinan Bawaslu Majalengka, seperti Dardiri Edi Sabara dan Ayub Fahmi hadir bersama seluruh jajaran pegawai di lingkungan sekretariat Bawaslu.
Bertindak sebagai Pembina Upacara Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Ayub Fahmi. Yang dalam amanatnya Pembina upacara menegaskan betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai landasan moral dan ideologi bangsa, yang harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari hari, begitu pula dalam tugas nya sebagai pengawal dan pengawas demokrasi bangsa.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga perekat kebhinekaan yang menjadi pedoman kita dalam menjaga persatuan, terutama dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu dan demokrasi di daerah,” tegas Ayub Fahmi dalam amanatnya.
Disamping itu pula Ayub mengingatkan kepada generasi muda khususnya keluarga besar Bawaslu agar dalam menjalankan tugas pengawasan harus senantiasa menjunjung nilai nilai dan kearifan sebagai mana yang terkandung dalam butir butir dan penghayatan Pancasila.
“Mari kita jadikan momentum Hari Kesaktian Pancasila ini, sebagai pijakan awal dalam menjalankan tugas tugas pengawasan,” imbuhnya.
Suasana upacara berjalan dengan tertib dan penuh rasa nasionalisme. Seluruh peserta tampak khidmat mengikuti rangkaian acara, mulai dari pengibaran bendera merah putih, mengheningkan cipta, hingga pembacaan teks Pancasila.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini, Bawaslu Majalengka meneguhkan kembali komitmen untuk menanamkan semangat kebangsaan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas.(Munadi)











































































































Discussion about this post