KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon mendorong Senam Bersama Jalur Pemuda menjadi agenda rutin untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

Gerakan tersebut resmi diluncurkan di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon, Minggu (25/10).

Kepala Dispora Kabupaten Cirebon, Jois Putra, mengatakan, membangun generasi muda yang sehat tidak cukup hanya melalui imbauan. Diperlukan ruang aktivitas dan kegiatan berkelanjutan agar olahraga menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah dan organisasi kepemudaan menjadi salah satu upaya memperluas aktivitas olahraga. Pemanfaatan ruang publik juga perlu dioptimalkan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk beraktivitas sehat.

Momentum Hari Sumpah Pemuda, lanjut Jois, menjadi kesempatan untuk memperkuat gerakan tersebut.

Semangat kepemudaan tidak seharusnya hanya diwujudkan melalui seremoni tahunan, tetapi juga melalui aktivitas positif dan kontribusi nyata generasi muda di lingkungan masing-masing.

“Semangat kepemudaan tidak hanya berkaitan dengan seremoni tahunan, tetapi juga bagaimana generasi muda memiliki aktivitas positif dan berkontribusi di lingkungan masing-masing,” katanya, Selasa (3/11).

Jois menjelaskan, Dispora memiliki peran dalam mendorong tumbuhnya budaya olahraga di tengah masyarakat. Untuk memperluas jangkauan kegiatan, diperlukan kolaborasi dengan komunitas, organisasi kepemudaan, hingga pihak swasta.

Ia menegaskan, peluncuran Senam Bersama Jalur Pemuda merupakan langkah awal membangun gerakan olahraga yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.

“Peluncuran ini menjadi awal gerakan, bukan sebatas kegiatan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Ukuran keberhasilan gerakan olahraga bukan hanya jumlah kegiatan yang digelar. Paling penting adalah partisipasi masyarakat dan konsistensi pelaksanaannya,” pungkasnya. (Ghofar)