KAB. CIREBON, (FC).- Kebakaran menghanguskan sebagian besar rumah milik Saifudin di Blok Gumbira, RT 003 RW 003, Desa Semplo, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Selasa (3/11) dini hari.

Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menyebabkan kerugian materi ditaksir mencapai Rp150 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar hingga petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Cirebon harus mengerahkan personel dari tiga sektor, yakni Palimanan, Sumber, dan Weru.

Kabid Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan, laporan kebakaran diterima Sektor Palimanan pada pukul 03.15 WIB. Petugas langsung berangkat lima menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 03.24 WIB.

“Setibanya di lokasi, anggota langsung melakukan upaya pemadaman. Namun, karena kondisi api cukup besar, kami meminta bantuan dari Sektor Sumber dan Sektor Weru untuk mempercepat proses pemadaman,” jelasnya.

Bantuan dari kedua sektor tiba sekitar pukul 04.02 WIB. Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan pada pukul 05.25 WIB.

Proses dilanjutkan dengan pendinginan sampai pukul 05.35 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Eno menyebutkan, luas bangunan yang terbakar diperkirakan mencapai 250 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 300 meter persegi. Sementara itu, sekitar 50 meter persegi bagian rumah lainnya berhasil diselamatkan.

Sejumlah barang milik korban turut hangus, di antaranya televisi, kulkas, kasur, kompor gas, kipas angin, serta uang tunai sekitar Rp23 juta.

“Untuk perkiraan kerugian materi mencapai Rp150 juta. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik di bagian belakang bangunan. Selain besarnya kobaran api, petugas juga menghadapi kendala berupa akses jalan menuju lokasi yang relatif sempit.

Proses penanganan melibatkan Regu 2 Damkar Sektor Palimanan, Sektor Sumber, dan Sektor Weru, dengan bantuan warga setempat. Setelah memastikan kondisi bangunan aman dan tidak ditemukan bara api maupun asap, petugas kembali ke sektor masing-masing. (Johan)