Warga Cikalahang Tagih Air Bersih, Pipanisasi Dijanjikan Mulai September
KAB.CIREBON, (FC).- Harapan warga Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, untuk mendapatkan akses air bersih kembali mengemuka.
Masyarakat mendesak realisasi pembangunan jaringan pipanisasi yang sebelumnya telah disepakati bersama pihak pengelola air dari Kabupaten Kuningan.
Desakan tersebut disampaikan dalam audiensi antara warga, Pemerintah Desa Cikalahang, dan pihak terkait di Kantor Desa Cikalahang, Jumat (21/8).
Pertemuan itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk meminta kepastian atas janji pembangunan jaringan air bersih yang hingga kini belum terealisasi.
Warga menilai, keterlambatan pelaksanaan pipanisasi semakin dirasakan dampaknya, terutama saat musim kemarau. Kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga menjadi persoalan yang terus dikeluhkan masyarakat di lima blok Desa Cikalahang.
Kuwu Cikalahang, Kusnan, mengatakan audiensi digelar karena masyarakat membutuhkan kepastian terkait waktu pelaksanaan program yang sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU).
“Alhamdulillah, dalam pertemuan ini kami sudah mendapatkan kejelasan. Pihak TKAS menyampaikan pipanisasi akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat,” ujar Kusnan.
Menurutnya, masyarakat telah menunggu realisasi program tersebut cukup lama. Bahkan, persoalan akses air bersih ini sudah berlangsung hingga sekitar dua tahun.
“Sekarang sudah memasuki musim kemarau. Warga tentu membutuhkan kepastian karena pipanisasi ini memang diperuntukkan bagi masyarakat Cikalahang, khususnya lima blok,” katanya.
Sementara itu, perwakilan PT Tirta Ayu Kamuning Sukses (TKAS), Berto Hermawan, memastikan pekerjaan pembangunan jaringan pipanisasi akan dimulai pada 4 September 2026.
“Seperti yang sudah kami sampaikan kepada warga, pengerjaan pipanisasi untuk aliran air ke masyarakat akan dimulai pada 4 September 2026,” kata Berto.
Ia menjelaskan, pembangunan jaringan tersebut akan dilakukan sesuai kesepakatan yang telah dibuat, yakni melayani kebutuhan air bersih masyarakat di lima blok Desa Cikalahang hingga jaringan dapat tersambung ke rumah warga.
“Pelaksanaannya akan berjalan sesuai proses. Kami menghargai adanya audiensi ini dan komitmen yang sudah disepakati bersama,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, warga menyayangkan tidak hadirnya jajaran PDAM Kuningan secara langsung. Kepastian mengenai pelaksanaan program akhirnya disampaikan melalui perwakilan PT TKAS.
Masyarakat berharap komitmen pengerjaan pada 4 September benar-benar terlaksana. Warga ingin persoalan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar, terutama saat musim kemarau, segera mendapatkan solusi.
Audiensi tersebut juga mendapat pengamanan dari jajaran kepolisian Polresta Cirebon guna menjaga situasi tetap kondusif. (Johan)



1 Komentar
Yg udah ada puluhan tahun aja di Jadimulya Klayan aja empot empotan tuh air