437 Prajurit Yonif TP 337 Tiba di Cirebon
KAB.CIREBON, (FC).- Sebanyak 437 personel Yonif TP 337/Sutajaya resmi berada di Markas Batalyon (Mayonif) TP 337 di Desa Tonjong, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon. Kedatangan prajurit beserta keluarga tersebut disambut Pemerintah Kabupaten Cirebon bersama unsur Forkopimda, Forkopimcam, tokoh masyarakat dan tokoh agama, Kamis (10/9).
Dari total personel tersebut, terdiri atas 19 perwira, 85 bintara dan 333 tamtama. Kehadiran satuan baru ini diharapkan memperkuat sinergi pertahanan sekaligus hubungan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat.
Kasi Log Korem 063/SGJ Letkol Inf Yuyum Rubiansyah mengapresiasi sambutan dan dukungan masyarakat Kabupaten Cirebon terhadap keberadaan Yonif TP 337/Sutajaya.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Cirebon, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh prajurit beserta keluarga. Kabupaten Cirebon adalah rumah bagi kita semua,” ujarnya.
Menurut Yuyum, penerimaan warga baru tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum itu menjadi langkah awal membangun komunikasi dan silaturahmi antara keluarga besar Yonif TP 337 dengan masyarakat sekitar.
“Keberadaan Yonif TP 337 memiliki peran strategis dalam menjaga pertahanan dan keamanan wilayah, sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia mengajak pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama serta seluruh warga memberikan dukungan dan pelayanan yang baik kepada keluarga besar Yonif TP 337/Sutajaya.
Di sisi lain, Yuyum meminta para prajurit dan keluarganya turut menjaga nama baik satuan dengan menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
“Marilah kita bangun komunikasi yang baik, saling menghormati dan bergotong royong untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan kondusif,” tuturnya.
Ia berharap keberadaan Yonif TP 337/Sutajaya dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan, ketahanan wilayah serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.
“Kepada seluruh warga baru, jadilah bagian dari masyarakat Kabupaten Cirebon yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong dan semangat membangun daerah,” pungkasnya. (Nawawi)



Tinggalkan Balasan