KAB.CIREBON, (FC).- Pengelola jalan tol PT Semesta Marga Raya (SMR) memprediksi adanya peningkatan arus lalu lintas kendaraan menjelang musim mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Kanci–Pejagan.
Hingga Sabtu, 15 Maret 2026, tercatat sekitar 60 ribu kendaraan telah melintas di ruas tol tersebut dan jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Manajer Operasional SMR, Fadli Firmandani, mengatakan peningkatan arus kendaraan selama periode mudik diperkirakan mencapai sekitar dua persen dari total lalu lintas pada rentang waktu H-0 hingga H+10 Lebaran.
Ia menjelaskan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 11 ribu unit.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24 Maret 2026 dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 110 ribu unit.
“Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran, PT SMR telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik,” ujarnya, Senin (16/3).
Menurut Fadli, sejumlah layanan yang disiapkan antara lain kendaraan patroli jalan raya, mobil derek, ambulans, serta dukungan dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR) dari Polda Jawa Barat dan Polda Jawa Tengah.
Dukungan tersebut diberikan karena ruas Tol Kanci–Pejagan berada di dua wilayah hukum kepolisian.
Selain menyiapkan layanan operasional, pihak pengelola juga memberikan potongan tarif tol sebesar 30 persen bagi kendaraan yang masuk dari gerbang Tol Cikampek hingga Kalikangkung.
Diskon tarif tersebut diberlakukan pada 15–16 Maret 2026 untuk arus mudik serta pada 26–27 Maret 2026 untuk arus balik.
“Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan sekaligus mencegah penumpukan pada puncak arus mudik tanggal 18 Maret,” jelasnya.
Fadli juga mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan kondisi fisik pengemudi maupun kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Kondisi ban kendaraan serta ketersediaan bahan bakar menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan demi kelancaran perjalanan.
Selain itu, pengguna jalan tol juga diminta memastikan saldo kartu elektronik (e-toll) mencukupi sebelum memasuki gerbang tol guna memperlancar proses transaksi.
Untuk mengantisipasi kepadatan di rest area, pihak SMR juga membatasi waktu istirahat kendaraan maksimal selama 30 menit agar tidak terjadi antrean kendaraan.
Adapun kapasitas parkir di rest area Tol Kanci–Pejagan jalur A di KM 228 mampu menampung sekitar 214 kendaraan kecil dan 50 kendaraan besar.
Sementara di jalur B tersedia kapasitas parkir untuk 226 kendaraan kecil dan 30 kendaraan besar.
Dalam upaya mengantisipasi kondisi darurat, PT SMR juga menyiapkan kendaraan derek yang dilengkapi tangki air berkapasitas 2.000 liter untuk penanganan awal kebakaran serta kendaraan patroli dengan kapasitas 1.000 liter.
Dengan demikian, total cadangan air awal yang disiapkan mencapai 3.000 liter, ditambah dukungan dari pihak kepolisian dan pemadam kebakaran.
“Menjelang arus mudik Lebaran, PT SMR juga telah melakukan berbagai observasi serta menyiapkan personel siaga guna memastikan perjalanan pemudik di ruas Tol Kanci–Pejagan berjalan aman, lancar, dan nyaman,” pungkasnya. (Nawawi)












































































































Discussion about this post