Klien Bapas Cirebon Dibekali Ketrampilan Budidaya Lele dan Kangkung
KOTA CIREBON, (FC).- Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Cirebon terus mendorong peningkatan kemandirian para klien sebagai bekal menjalani kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Salah satunya melalui pembimbingan keterampilan budidaya ikan lele dan kangkung organik.
Kegiatan pembimbingan kemandirian tersebut digelar di Bapas Kelas I Cirebon, Senin (28/9). Sebanyak 20 klien mengikuti kegiatan yang terdiri dari 10 klien dewasa dan 10 klien anak.
Kepala Bapas Kelas I Cirebon, Yuliana, mengatakan pembimbingan kemandirian menjadi bagian penting dalam mempersiapkan klien menghadapi proses reintegrasi sosial.
Menurutnya, pemberian keterampilan praktis diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri sekaligus memberikan bekal produktif yang dapat dikembangkan oleh para klien setelah kembali ke lingkungan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat diterapkan secara langsung oleh para klien. Harapannya, keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial,” ujar Yuliana.
Dalam kegiatan tersebut, para klien terlebih dahulu mendapatkan materi mengenai budidaya kangkung organik yang disampaikan Penyuluh Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Cirebon, Mia Sugihartini.
Materi tersebut memberikan pemahaman kepada para klien mengenai teknik dasar budidaya kangkung organik yang dapat dilakukan dengan metode sederhana dan berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif.
Selanjutnya, pembimbingan dilanjutkan dengan materi budidaya ikan lele yang disampaikan Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Cirebon, Yudi Lukmana Hakim.
Tidak hanya mendapatkan teori, para klien juga mengikuti praktik langsung budidaya ikan lele dan kangkung organik. Praktik tersebut menjadi bagian dari pembelajaran agar peserta dapat memahami proses budidaya secara lebih konkret.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian starter kit pelatihan kepada para klien. Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan Bapas Kelas I Cirebon agar keterampilan yang telah diperoleh selama pembimbingan dapat terus diterapkan dan dikembangkan.
Melalui pembimbingan kemandirian tersebut, Bapas Kelas I Cirebon berupaya memperkuat kesiapan para klien untuk kembali beraktivitas secara positif di masyarakat.
Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga diharapkan dapat membuka peluang bagi para klien untuk mengembangkan kegiatan produktif secara mandiri dan membangun kehidupan yang lebih baik setelah menjalani proses pembimbingan. (Agus)


Tinggalkan Balasan