KOTA CIREBON, (FC).- Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Anton Octavianto dan Aldyan Fauzan Ramadlan Sumarna, mengikuti kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bimbingan Teknis (Bimtek) “Amanat Nusantara”.
Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Bela Negara, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak 20 hingga 23 Mei 2025.
Kegiatan yang digagas oleh DPP PAN ini bertujuan untuk memperkuat semangat dan memperdalam nilai-nilai kebangsaan di kalangan wakil rakyat dari berbagai tingkatan, baik di provinsi maupun kabupaten/kota.
Diklat tersebut sekaligus menjadi wadah konsolidasi internal PAN dalam menanamkan nilai-nilai patriotisme, nasionalisme, dan profesionalisme bagi seluruh kadernya yang duduk di kursi legislatif.
Dalam kesempatan itu, Anton Octavianto mengungkapkan peserta dibekali dengan berbagai materi dan pelatihan yang berkaitan dengan kepemimpinan, bela negara, wawasan kebangsaan, hingga ideologi Pancasila.
Materi-materi yang disampaikan, lanjut Anton, diisi oleh narasumber profesional dan praktisi yang memiliki rekam jejak kuat dalam isu-isu kebangsaan.
“Bimtek ini bukan hanya soal pelatihan teknis, tetapi lebih dari itu, tentang bagaimana seorang anggota dewan mampu menjadi role model dalam menjaga dan menghidupkan semangat kebangsaan,” ujar Anton.
Dalam pelaksanaan tersebut, Anton menyampaikan, agar sejumlah kegiatan edukatif berbasis kebangsaan yang sempat eksis pada masa lalu dapat dihidupkan kembali.
Seperti Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB), Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4), Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), serta pelatihan baris-berbaris (PBB).
“Kalau semangat nasionalisme ditanamkan sejak dini melalui pendidikan yang konsisten, saya yakin generasi muda kita akan tumbuh sebagai patriot sejati,” ujarnya.
Selain Anton dan Aldyan, satu anggota Fraksi PAN DPRD Kota Cirebon lainnya, Rinna Suryanti, dijadwalkan mengikuti Diklat Amanat Nusantara pada batch kelima. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan secara bergelombang untuk menjangkau seluruh anggota legislatif PAN se-Indonesia.
Diklat batch pertama tersebut ditutup secara resmi oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang hadir langsung untuk menyampaikan pesan dan motivasi kepada seluruh peserta.
Melalui Diklat Amanat Nusantara, PAN berkomitmen dalam membangun kapasitas legislator yang tidak hanya piawai dalam fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, tetapi juga memiliki fondasi ideologis dan semangat kebangsaan yang kokoh. (Agus/FC)











































































































Discussion about this post