Dihajar Hujan Bertubi-Tubi, Bukit Ajimut Longsor
KAB. CIREBON, (FC), – Bukit Maneungtrung atau yang lebih dikenal dengan sebutan bukit Ajimut di Desa Waled Asem Kabupaten Cirebon longsor pada Senin pagi (19/5).
Longsor tersebut diduga disebabkan hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Sementara tidak ada saluran pembuangan, sehingga bukit yang tersusun dengan tanah tersebut mengalami longsor.
Kuwu Desa Waled asem Yanto mengungkapkan, kejadian longsor tersebut terjadi diperkirakan pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB dan baru diketahui oleh masyarakat di pagi hari.
Akibat kejadian tersebut longsoran tanah dari bukit azimut menutupi saluran irigasi yang ada di bawah Bukit tersebut.
Menurutnya, meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun material longsoran yang menutupi saluran irigasi menenteng membuat pengairan di saluran irigasi tersebut terhambat.
Pemerintah desa Waled Asem bersama masyarakat dan muspika berjibaku membersihkan material longsor yang menutupi saluran irigasi menenteng tersebut.
“Tebing bukit ajimut yang mengalami longsor tersebut mengakibatkan tertutupnya saluran irigasi aliran air yang menuju ke kecamatan Babakan, kecamatan Pabuaran dan kecamatan Waled. Tidak ada korban jiwa, tetapi sangat mengganggu saluran air tersebut sehingga air tidak mengalir dan di buang ke sungai Cisanggarung.” terangnya.
Lanjut dijelaskan Kuwu Yanto, bukit azimut yang mengalami longsor tersebut berada pada ketinggian sekitar 10 meter dengan lebar longsoran sekitar 10 meter.
Atas kejadian tersebut pihaknya bersama masyarakat dan dibantu muspika serta petugas dari PSDA Cikeusik sekitar pukul 09.0 WIB melakukan pembersihan irigasi secara manual agar pengairan di irigasi tersebut bisa berjalan normal kembali.
Selanjutnya akan dilakukan penanganan darurat dengan menggunakan alat berat untuk menata bagian tebing bukit agar tidak terjadi longsor susulan.
Selain itu pihaknya menginstruksikan kepada masyarakat yang berjualan di sekitar bukit azimut diupayakan sementara waktu tidak berjualan di lokasi tersebut.
Hal itu mengingat curah hujan yang masih tinggi dan kemungkinan longsor susulan baik di lokasi yang sudah mengalami longsoran ataupun di titik lainnya bisa saja berpotensi terjadinya longsor.
“Untuk sementara waktu demi keamanan kami telah menginstruksikan para pedagang yang berada di sekitar bukit ajimut untuk tidak berjualan terlebih dahulu barangkali ada longsor susulan,” harapnya. (Nawawi)



Tinggalkan Balasan