KAB.CIREBON, (FC).- PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029.

Konsolidasi struktur partai hingga tingkat akar rumput digelar di Kecamatan Pasaleman, Sabtu (8/8), dengan membawa target mengembalikan kejayaan partai di wilayah tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Desa Cilengkrang Girang itu diikuti jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC), ranting, hingga anak ranting se-Kecamatan Pasaleman.

Agenda konsolidasi juga dirangkaikan dengan Ngaji Budaya bersama legenda tarling Cirebon, Hj. Uun Kurniasih.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi PDI Perjuangan, Sophi Zulfia, mengatakan konsolidasi menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pengurus partai dengan kader serta masyarakat di tingkat bawah.

“Kami ingin terus menyerap aspirasi dan memperkuat silaturahmi agar PDI Perjuangan semakin besar,” ujar Sophi.

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya berada pada struktur formal, tetapi juga pada peran PAC, ranting, dan anak ranting yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Rudiana, menegaskan konsolidasi struktur hingga tingkat bawah menjadi langkah strategis menghadapi agenda politik 2029.

“Konsolidasi harus sampai ranting dan anak ranting. Target kami, struktur partai semakin kuat menghadapi 2029,” tegas Rudiana.

Ia menyebutkan, salah satu upaya penguatan organisasi adalah menyempurnakan struktur anak ranting dari lima menjadi sembilan.

Dengan struktur yang semakin lengkap, kerja politik dan penyampaian program kepada masyarakat diharapkan berjalan lebih maksimal.

Rudiana mengakui, hasil Pemilu 2024 di Kecamatan Pasaleman belum sesuai harapan. Dari tujuh desa yang ada di wilayah tersebut, belum ada satu pun yang berhasil dimenangkan PDI Perjuangan.

Padahal, kata dia, Pasaleman sebelumnya dikenal sebagai salah satu basis kuat partai berlambang banteng tersebut.

“Pasaleman dulu dikenal sebagai kandang PDI Perjuangan. Saatnya kita bangkit dan kembali menang,” katanya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Rudiana membuka peluang bagi kader potensial di Pasaleman untuk bersama-sama memperkuat barisan partai.

Target besar yang dipatok yakni memenangkan kembali suara masyarakat sekaligus mengejar perolehan 18 kursi DPRD Kabupaten Cirebon.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Mujiarto, mengapresiasi konsolidasi yang dilakukan jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon.

Ia menilai kepemimpinan Rudiana sebagai ketua DPC menunjukkan perjalanan kaderisasi partai yang kuat. Rudiana disebut sebagai kader yang telah empat kali terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Cirebon.

Bambang juga menyoroti kualitas kader PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, termasuk Sophi Zulfia yang memiliki latar belakang pendidikan hingga jenjang doktor.

“Kita harus terus berjuang bersama untuk kepentingan rakyat Kabupaten Cirebon,” ujar Bambang.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang menilai Kecamatan Pasaleman memiliki posisi strategis karena berada di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Menurutnya, kondisi Pasaleman menjadi salah satu gambaran wajah Jawa Barat di daerah perbatasan.

Karena itu, pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelayanan publik harus menjadi perhatian bersama melalui sinergi pemerintah desa, kabupaten, hingga provinsi.

“Pasaleman adalah wajah Jawa Barat di wilayah perbatasan. Karena itu, harus dibangun dengan baik dan bersinergi,” jelasnya.

Bambang juga mengingatkan pentingnya peran pemerintah desa dalam pembangunan. Menurutnya, kuwu menjadi ujung tombak karena berbagai persoalan masyarakat pertama kali disampaikan melalui pemerintahan desa.

Ia menegaskan, perjuangan politik tidak boleh hanya dilakukan menjelang pemilu. Partai harus hadir secara konsisten bersama masyarakat untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan.

“Kami tidak ingin hadir hanya saat pemilu. PDI Perjuangan harus bersama rakyat dari waktu ke waktu,” ungkapnya.

Selain membahas konsolidasi politik, kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi terhadap nilai budaya dan keagamaan masyarakat Cirebon.

Pesan Kanjeng Sunan Gunung Jati tentang pentingnya menjaga tempat ibadah dan memperhatikan masyarakat kurang mampu kembali disampaikan sebagai nilai kepemimpinan.

Melalui konsolidasi tersebut, PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya memperkuat struktur partai, memperluas kedekatan dengan masyarakat, serta mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik 2029.

“Kita bangkit bersama rakyat dan kembali merebut kemenangan di Pasaleman,” pungkasnya. (Nawawi)