KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon menggelar bazar murah di Jalan Sunan Kalijaga, Komplek Pemda Sumber, Kamis (12/2).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menekan kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman, mengatakan bazar murah digelar karena dalam beberapa waktu terakhir harga sejumlah kebutuhan pokok penting masyarakat mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Kami menyediakan berbagai kebutuhan pokok penting dengan harga di bawah pasar. Harapannya, bazar murah ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan,” ujar Dadang.

Dalam pelaksanaan bazar murah tersebut, Disperdagin melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Kabupaten Cirebon, mulai dari penjual sembako hingga produk fesyen.

“Total ada 40 stan yang berpartisipasi. Kebutuhan masyarakat cukup lengkap tersedia di bazar ini, sehingga bisa membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau,” jelasnya.

Dadang menambahkan, pihaknya secara rutin memantau pergerakan harga kebutuhan pokok di pasaran. Apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan, Disperdagin akan segera menggelar bazar murah atau operasi pasar sebagai langkah stabilisasi.

“Biasanya menjelang Ramadan, Idulfitri, Iduladha, serta Natal dan Tahun Baru (Nataru), kami mengadakan bazar murah atau operasi pasar. Kami terus memantau kondisi di lapangan agar kenaikan harga bisa ditekan,” katanya.

Sejumlah komoditas yang dijual dalam bazar murah tersebut antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, ayam potong, daging, serta berbagai produk olahan hasil laut.

Untuk telur ayam, Disperdagin menyiapkan empat kuintal dengan harga Rp28.500 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng merek Minyakita disediakan sebanyak 150 dus dengan harga Rp15.700 per kilogram.

“Kami juga bekerja sama dengan Bulog untuk penyaluran beras SPHP agar masyarakat bisa memperoleh beras dengan harga terjangkau,” tambah Dadang.

Salah seorang warga, Dea (39), mengaku terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Menurutnya, kenaikan harga di pasar membuat masyarakat semakin terbebani, terutama menjelang bulan puasa.

“Sangat terbantu. Sekarang harga di pasar sudah banyak yang naik. Alhamdulillah, di bazar murah ini harganya lebih murah dari pasar,” ujarnya. (Ghofar)