Ratusan Pasangan Ikuti Nikah Massal pada Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu
INDRAMAYU, (FC).- Ratusan pengantin mengikuti Nikah Massal di Pendopo Bupati Indramayu, Jalan Letjen Sutoyo, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Kegiatan kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dan Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kabupaten Indramayu.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu, Aghuts Muhaimin, tampak menjadi saksi sejumlah pasangan pengantin yang melaksanakan prosesi akad nikah di Pendopo Bupati Indramayu.
Lucky mengatakan, dalam Nikah Massal yang pertama kali digelar Pemkab Indramayu itu diikuti 499 pasangan pengantin, dan hanya 14 pasangan melaksanakan prosesi akad nikah di Pendopo Bupati Indramayu.
Sebab, menurut dia, 485 pasangan pengantin lainnya telah melangsungkan akad nikah selama kurun pertengahan September 2026 hingga 10 Oktober 2026, sehingga totalnya mencapai 499 pasangan sesuai usia Kabupaten Indramayu.
“Selama ini, masih ada pasangan suami istri yang baru menikah secara agama (siri), sehingga melalui program ini kami ingin memberikan legalitas hukum, dan kepastian status pernikahannya di mata negara,” ujar Lucky Hakim dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10).
Ia mengatakan, selain sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah, Nikah Massal tersebut juga untuk menertibkan dokumen administrasi kependudukan masyarakat Kabupaten Indramayu.
Lucky pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan Nikah Massal, khususnya Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu.
“Semoga Allah Swt memberikan keberkahan untuk seluruh pasangan yang menikah ini supaya menjadi keluarga yang bahagia, sakinah, mawaddah, dan warahmah,” kata Lucky Hakim.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu, Aghuts Muhaimin, mengatakan, seluruh pasangan yang mengikuti Nikah Massal mendapatkan layanan pencatatan nikah secara resmi dan gratis, suvenir, serta pembaruan dokumen kependudukan berupa KTP hingga kartu keluarga (KK).
Aghuts berharap, seluruh fasilitas tersebut membantu seluruh pasangan pengantin mendapatkan kepastian hukum perkawinan, dan mempermudah pengurusan administrasi keluarga.
“Program ini sekaligus menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan keagamaan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Aghuts Muhaimin.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, yang menyampaikan khutbah nikah berpesan kepada 499 pasangan pengantin mengenai pentingnya nilai sakinah, mawaddah, warahmah sebagai fondasi kehidupan keluarga.
“Sakinah berarti menghadirkan ketenteraman dan rasa aman dalam keluarga, mawaddah merupakan cinta yang diwujudkan melalui komitmen, perhatian, hingga kesetiaan, sedangkan rahmah tercermin dalam kasih sayang, saling memahami serta mendampingi pasangan ketika menghadapi kesulitan,” pungkasnya. (F-08)


Tinggalkan Balasan