Pabrik Arang di Desa Tegalwangi Alami Kebakaran Hebat
KAB.CIREBON, (FC).- Pabrik pembuatan arang di Blok Karangampel, Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon ludes terbakar, Selasa (22/7) sekitar pukul 00.00 dinihari.
Api yang diduga berasal dari korsleting listrik mesin oven tersebut dengan cepat membesar dan membakar atap tempat penyimpanan.
Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek di mesin oven. Percikan api yang berada di dalam area tumpukan palet arang dengan cepat membesar dan merambat ke bagian atap pabrik.
Material arang yang mudah terbakar kencangnya tiupan angin membuat amukan api makin sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi dengan mengerahkan 7 unit kendaraan dari pos jaga sektor Weru dan Arjawinangun, langsung berjibaku memadamkan titik api yang berada di dalam pabrik.
Petugas bersama warga juga menyingkirkan material arang yang mudah terbakar untuk mencegah api kian menjalar, termasuk mendobrak pintu gerbang untuk memudahkan akses pemadaman dari sisi selatan pabrik.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Fajar Cirebon di lapangan, pabrik itu diketahui milik CV Anugerah Mulia Sentosa yang sebelumnya merupakan pabrik rotan.
Petugas sempat kesulitan memadamkan api yang berkobar di dalam pabrik yang menampung arang kering berserta palet yang terbuat dari material bambu tersebut.
“Peristiwa kebakaran hebat yang melanda pabrik arang ini berawal diduga dari korsleting listrik karena sudah tidak ada aktivitas karyawan pabrik, tadinya pabrik rotan sekarang ganti jadi pabrik arang,” ujar Didi salah satu warga setempat.
Diperkirakan, lebih dari lima ton bahan baku arang dan arang yang sudah jadi, rusak dan menjadi abu. Akibatnya, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara, Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon menerima laporan kebakaran sekitar pukul 00.05 WIB .
Tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju TKP untuk upaya pemadaman. Pukul 00.11 WIB tim pemadam kebakaran sampai di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Kebakaran diduga berasal dari pembakaran mesin oven kayu yang berlebih, sehingga menimbulkan bara, kemudian terjadilah api.
“Kami mendapat laporan pukul 00.05 Wib. Kebakaran diduga dari gudang, diduga dari over heat pemanas berlebih dari oven,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana.
Kata Eno, untuk penanganan pihaknya mengerahkan 7 unit armada dari lima pos jaga pemadam kebakaran. Lanjut Eno, hanya saja, pihaknya kesulitan saat keluar masuk untuk pemadaman.
Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, petugas akhirnya bisa meredam amukan si jago merah. “Petugas kemudian melakukan pendinginan di sekitar areal pabrik untuk mencegah terjadinya kebakaran susulan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” pungkasnya. (Johan)


Tinggalkan Balasan