KOTA CIREBON, (FC). Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon resmi menerima peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Internasional Community Service periode Agustus Tahun Ajaran 2025/2026.
Peserta KKN internasional kali ini berasal dari Universiti Utara Malaysia (UUM) dan Universiti Sains Malaysia (USM). Seremoni penerimaan digelar di Auditorium kampus I UGJ, Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Selasa (19/8/2025).
Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), Prof. Dr. H. Mukarto Siswoyo, Drs., M.Si. menyampaikan kegiatan KKN internasional ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga dapat menerapkan keterampilan yang dimiliki dalam situasi nyata,” ujar Prof. Mukarto.
Ia menegaskan, KKN internasional bukan sekadar bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sarana pembelajaran lintas budaya.
“Mahasiswa akan belajar dari masyarakat, berbagi pengetahuan, sekaligus memperluas wawasan internasional. Kegiatan ini adalah simbol kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia dalam bidang pendidikan,” ungkapnya.
Mukarto berharap KKN ini bisa berjalan lancar dan memberi manfaat nyata, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di Desa.
“Semoga para mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dan mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari untuk kemajuan bangsa dan negara,” tandasnya.
Rektor UGJ, Prof. Dr. Ir. H. Achmad Faqih, S.P., M.M., IPU., CIRR., menekankan program KKNT Internasional ini merupakan bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengaplikasikan secara nyata untuk memberikan solusi permasalahan yang ada di lapangan, khususnya di desa,” jelas Achmad Faqih.
Menurutnya, KKN internasional juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan budaya antara Indonesia dan Malaysia.
“Kegiatan ini memperkuat persahabatan antarbangsa, terutama dengan bangsa serumpun Melayu, sekaligus membangun jejaring internasional untuk masa depan,” ujarnya.
Ketua Pelaksana KKN UGJ, Dr. Ipik Permana menjelaskan total peserta dari Malaysia berjumlah 36 mahasiswa, terdiri dari 21 mahasiswa Universiti Utara Malaysia (UUM) dan 15 mahasiswa Universiti Sains Malaysia (USM).
“Mereka akan melaksanakan KKN Internasional selama tiga hari dua malam di Desa Cibereum dan Desa Linggamekar. Selama kegiatan, para mahasiswa akan tinggal di rumah warga,” terang Ipik.
Kegiatan KKN Internasional ini diharapkan menjadi wadah pengabdian global, sekaligus mempererat hubungan antaruniversitas di Indonesia dan Malaysia dalam semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Agus)
















































































































Discussion about this post