Lewat Program SALUD, Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Anak PAUD Tertib Berlalu Lintas
KAB. CIREBON, (FC).- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui program Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD).
Program ini menyasar anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk menanamkan kedisiplinan dan kepedulian terhadap keselamatan di jalan sejak dini.
Kepala Bidang Keselamatan Dishub Kabupaten Cirebon, Dani Irawadi, mengatakan edukasi sejak usia dini penting untuk membangun kebiasaan tertib berlalu lintas. Terlebih, pelanggaran menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan lalu lintas.
“Tujuannya secara umum adalah menumbuhkan kesadaran dan kebiasaan tertib berlalu lintas sejak usia dini, agar mereka menjadi generasi yang disiplin, aman, dan peduli keselamatan di jalan. Kebanyakan kecelakaan ini adalah dari pelanggaran lalu lintas,” ujar Dani, Sabtu (7/11).
Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan dengan rambu-rambu lalu lintas, termasuk fungsi lampu pengatur lalu lintas. Edukasi juga diarahkan agar anak-anak dapat mengingatkan orang tua untuk mematuhi aturan saat berkendara.
“Minimal anak-anak ini mendapat pengenalan rambu-rambu lalu lintas. Kami sampaikan kepada anak-anak untuk keseharian, minimal jika diantar jemput orang tuanya, sampaikan ke ibunya: ‘Bu, kalau lampu merah jangan diterabas’,” tambahnya.
Tahun ini, program pembinaan keselamatan lalu lintas menyasar wilayah Kecamatan Ciledug dan Susukan. Kegiatan dipusatkan di UPTD PPPLLAJ Wilayah IV Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dengan melibatkan sekitar 50 tenaga pendidik PAUD dari masing-masing wilayah.
Dani menjelaskan, cakupan wilayah program disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Meski demikian, kegiatan serupa rutin dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi kecamatan yang bergantian.
Dishub Kabupaten Cirebon berkomitmen memperluas jangkauan program tersebut agar edukasi keselamatan berlalu lintas dapat menjangkau seluruh wilayah.
Melalui SALUD, Dishub berharap pemahaman tentang aturan dan keselamatan berlalu lintas tertanam sejak anak-anak, sehingga tumbuh menjadi kebiasaan ketika mereka dewasa. Upaya ini juga diharapkan dapat mendukung penurunan angka kecelakaan di Kabupaten Cirebon. (Ghofar)



Tinggalkan Balasan