KOTA CIREBON, (FC).– Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon menggelar monitoring dan evaluasi (monev) terhadap sejumlah cabang olahraga (cabor) yang akan diberangkatkan untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV/2026.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai 12 hingga 24 Oktober 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi pesta olahraga empat tahunan tingkat provinsi tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon membentuk delapan tim monev yang terdiri dari sejumlah anggota kontingen dan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon.

Setiap tim bertugas memantau perkembangan persiapan atlet, kesiapan pelatih, serta berbagai kebutuhan masing-masing cabor menjelang pelaksanaan Porprov Jabar XV/2026.

Ketua Bidang Pertandingan dan Pemenangan Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar XV/2026, Deddi Yudianto mengatakan, kegiatan monev menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh cabor mempersiapkan diri secara optimal sebelum bertanding.

Menurutnya, pemantauan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan latihan, kesiapan atlet, hingga kendala yang dihadapi masing-masing cabor.

Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan bagi tim manajer dalam menentukan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapan kontingen.

“Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami ingin mengetahui secara langsung kondisi setiap cabor, mulai dari kesiapan atlet, program latihan, hingga kendala yang masih dihadapi. Dengan begitu, setiap persoalan dapat diidentifikasi lebih awal dan dicarikan solusi bersama,” ujar Deddi.

Ia berharap, seluruh cabor dapat memanfaatkan waktu persiapan yang tersedia dengan maksimal. Selain meningkatkan kemampuan teknis, atlet juga diharapkan menjaga kondisi fisik, disiplin menjalani latihan, serta memiliki mental bertanding yang kuat.

Sementara itu, Ketua Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar XV/2026, Muhammad Handarujati Kalamullah menegaskan, monev merupakan bagian dari upaya membangun kesiapan kontingen secara menyeluruh.

Menurutnya, keberhasilan dalam ajang olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga oleh perencanaan, koordinasi, dan dukungan manajemen yang baik.

“Kami ingin memastikan seluruh cabor mendapatkan perhatian dan pendampingan yang diperlukan. Persiapan harus dilakukan secara terukur agar atlet bisa tampil maksimal dan membawa hasil terbaik bagi Kota Cirebon,” tegas Handarujati.

Ia menambahkan, sinergi antara Dispora, KONI, pelatih, atlet, dan tim manajer, menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan di Porprov, yang akan berlangsung beberapa hari lagi. Melalui monev tersebut, Kontingen Kota Cirebon diharapkan mampu memetakan kekuatan sekaligus memperbaiki kekurangan setiap cabor.

“Dengan persiapan yang matang dan evaluasi berkelanjutan, Kota Cirebon menargetkan penampilan kompetitif serta prestasi membanggakan pada Porprov Jabar XV/2026,” pungkasnya. (Agus)