Geger Kembali, Warga Desa Beber Kecamatan Ligung Temukan Bayi Terbungkus Rok di Area Perkebunan
MAJALENGKA, (FC).— Warga Kecamatan Ligung kini kembali digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang masih hidup di area perkebunan Blok Manis, Desa Beber, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Selasa (1/9).
Yang sebelumnya pada Sabtu (29/8) kemarin, tak jauh dari tempat tersebut, yakni di bawah jembatan Sak Jeraka, Desa Sukawera, Kecamatan Ligung telah diketemukan sosok bayi laki laki terbungkus kantong warna oranye. Namun saat ditemukan bayi tersebut sudah keadaan tak bernyawa.
Berbeda dengan penemuan bayi yang ditemukan oleh warga bernama Parta sekitar pukul 09.00 WIB, ketika sedang mencari rumput di kawasan perkebunan. Saat ditemukan, bayi tersebut dalam kondisi masih bernapas dan tubuhnya berlumuran darah.
Kapolsek Ligung IPTU Aseng Suwanda mengatakan, Parta awalnya melihat sebuah benda yang dibungkus kain rok berwarna hitam. Karena penasaran, ia kemudian mendekati dan membuka bungkusan tersebut. Setelah dibuka, Parta terkejut karena mendapati seorang bayi laki-laki di dalamnya.
“Setelah mendekati dan mencoba membuka kain rok tersebut, ternyata di dalam bungkusan ada seorang bayi yang masih bernapas dan berlumur darah,” kata Aseng.
Dijelaskan Kapolsek Ligung, Parta kemudian membawa bayi tersebut ke rumah untuk dibersihkan. Penemuan itu selanjutnya dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan kepada perangkat Desa Randegan Wetan. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Panongan, Kecamatan Jatitujuh, untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Berdasarkan pemeriksaan dokter, kondisi umum bayi dinyatakan baik. Dokter Saropah mengatakan tali pusar bayi sudah terpotong. Namun, tidak ditemukan penjepit maupun pengikat pada tali pusar tersebut.
Bayi itu sendiri memiliki berat badan 2,1 kilogram dan panjang badan 44 sentimeter. Dari pemeriksaan awal, tidak diketemukan perdarahan pada bagian tali pusar.
Setelah menerima laporan, petugas Polsek Ligung bersama Satreskrim Polres Majalengka dan Tim Inafis mendatangi lokasi penemuan. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Majalengka untuk memastikan penanganan bayi tersebut.
Sekitar pukul 15.00 WIB, bayi dirujuk ke RSUD Majalengka dengan difasilitasi Dinas Sosial. Bayi masih menjalani perawatan dan pemantauan medis. Untuk sementara, bayi tersebut tercatat sebagai Bayi Mister X lantaran identitas orang tua maupun keluarganya belum diketahui.
Polisi turut mengamankan kain rok berwarna hitam yang digunakan untuk membungkus bayi. Kain tersebut memiliki panjang sekitar 84 sentimeter dengan lingkar perut sekitar 34 sentimeter.
Penyidik dari Polres Majalengka saat ini sedang mendalami siapa pihak yang meninggalkan bayi tersebut di area perkebunan. Polisi juga menyelidiki waktu bayi ditinggalkan serta kondisi bayi sebelum ditemukan warga.
Jika kondisi bayi telah dinyatakan sehat oleh pihak rumah sakit, Dinas Sosial Kabupaten Majalengka berencana menempatkannya di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Abi di Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Penemuan bayi dalam kondisi hidup ini terjadi hanya beberapa hari setelah kasus serupa terjadi di tetangga desa yakni Desa Sukawera. (Munadi)


Tinggalkan Balasan