BPBD Pastikan Karhutla Gunung Ciremai Belum Merembet ke Majalengka
MAJALENGKA, (FC).— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai hingga Sabtu (24/10), dipastikan belum merembet ke wilayah Kabupaten Majalengka.
Hasil pemantauan menggunakan drone menunjukkan tidak ditemukan titik kebakaran di wilayah tersebut, meski sejumlah lokasi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) masih dalam penanganan petugas.
Kepala Pelaksana BPBD Majalengka, Agus Tamim, mengatakan hasil pemantauan udara pada Sabtu sekitar pukul 11.45 WIB menunjukkan kondisi wilayah Majalengka masih aman dari kebakaran.
“Hasil drone hari ini, wilayah Majalengka tidak ada kebakaran sampai dengan saat ini,” kata Agus, Sabtu (24/10) sore.
Ia menjelaskan, titik api yang sempat terpantau di kawasan perbatasan Majalengka-Kuningan sejak dua hari sebelumnya tidak meluas ke wilayah Majalengka. Aliran sungai yang memisahkan kedua wilayah menjadi salah satu penghalang perambatan api, meskipun kondisinya saat ini kering.
“Titik api dua hari yang lalu berada di perbatasan Majalengka-Kuningan, titik api tidak merembet karena terhalang oleh sungai kering,” ujarnya.
Sementara itu, penanganan karhutla di kawasan TNGC, khususnya wilayah Kabupaten Kuningan, masih terus dilakukan. Pada Sabtu siang, sejumlah titik sempat terpantau mengeluarkan kepulan asap dan langsung mendapat penanganan personel di lapangan.
Berdasarkan laporan situasi hingga pukul 13.44 WIB, api di kawasan Batu Arca dilaporkan telah padam total. Titik api di BSB juga berhasil diatasi dan tidak lagi terlihat kepulan api, sedangkan kondisi di Karang Dinding dilaporkan aman.
Untuk mendukung penanganan kebakaran di wilayah Kuningan, BPBD Majalengka turut mengerahkan personel melalui skema bantuan kendali operasi (BKO).
“Ini wilayah Kuningan, kita BKO-kan personel 25 orang per hari,” kata Agus.
Meski sejumlah titik api berhasil dikendalikan, petugas tetap melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain, termasuk wilayah Kabupaten Majalengka. (Munadi)


Tinggalkan Balasan