Irsan Fajar Pimpin MKKS SMP Kuningan
KUNINGAN, (FC).- H. Irsan Fajar resmi memimpin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Kabupaten Kuningan periode 2026–2029.
Usai dikukuhkan dan dilantik di SMPN 3 Kuningan, Senin (26/10), ia langsung menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Irsan mengatakan, kemajuan pendidikan tidak bisa dicapai melalui kerja masing-masing sekolah. Diperlukan komunikasi, kebersamaan, dan keterbukaan antarkepala sekolah agar berbagai persoalan pendidikan dapat diselesaikan bersama.
Untuk memperkuat kerja organisasi, ia memperkenalkan tiga prinsip, yakni ATM (apresiasi, terima kasih, dan memohon doa serta dukungan), SKJ (sinergi, kolaborasi, dan jejaring), serta OFA (One for All, All for One), yang menekankan pentingnya persatuan dan kepentingan bersama.
Menurut Irsan, MKKS harus menjadi ruang bagi kepala sekolah untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman, dan mengembangkan inovasi yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan.
Ia juga mengutip ungkapan Latin, “Ubi amicitia, ibi opes. Ubi concordia, ibi victoria,” yang berarti di mana ada persahabatan, di sana ada kekuatan; di mana ada keselarasan, di sana ada kemenangan.
Prinsip tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat bahwa perbedaan pengalaman dan kemampuan antarkepala sekolah dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui kerja sama yang baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Carlan, menyebut MKKS sebagai mitra strategis dinas dalam menyampaikan program dan kebijakan pendidikan kepada kepala sekolah.
Menurut Carlan, keberadaan MKKS mempermudah koordinasi karena dapat menjadi penghubung antara dinas dan kepala sekolah di berbagai wilayah.
“Kalau ada apa-apa, kita tidak usah menghubungi satu per satu kepala sekolah. Mereka jadi corong program, kebijakan untuk membantu berkolaborasi dan bersinergi. Intinya itulah,” kata Carlan.
Ia berharap pengurus baru mampu meningkatkan kinerja organisasi sekaligus mempertahankan program-program positif yang telah dijalankan kepengurusan sebelumnya.
“Ya, lebih optimal lah, ya. Lebih baik daripada yang sebelumnya, mempertahankan apa yang baik di masa lalu, melanjutkan,” ujarnya.
Kepengurusan MKKS SMP Kabupaten Kuningan periode 2026–2029 diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarsekolah dan mendukung pelaksanaan program pendidikan secara lebih efektif.
Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan mutu pembelajaran di Kabupaten Kuningan. (Angga)


Tinggalkan Balasan