KOTA CIREBON, (FC).- Pemerintah Kota Cirebon terus berupaya menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah yang masih menjadi tantangan serius.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan memperluas sumber pendanaan, tidak hanya dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tetapi juga melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Untuk rencana pembangunan tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon telah mengajukan usulan peningkatan dan perbaikan sejumlah ruas jalan kepada pemerintah pusat.
Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat menjelaskan terdapat tiga ruas jalan yang saat ini masuk dalam proposal pengajuan, yakni Jalan Siliwangi, Jalan Wahidin, dan Jalan Rajawali Raya.
“Untuk tahap awal ini kita fokus pada tiga ruas jalan tersebut terlebih dahulu. Sebenarnya ada rencana pengembangan lain termasuk jembatan Rinjani, namun masih bertahap,” ujar Rachman, Selasa (9/6).
Rachman menambahkan, proses pengajuan ke Kementerian PU telah melalui tahapan pemaparan program atau ekspos. Bahkan, usulan tersebut sudah masuk dalam sistem dan tinggal menunggu pembahasan lebih lanjut melalui forum teknis bersama kementerian.
“Kita sudah memasukkan usulan dan nantinya akan ada desk pembahasan dengan pihak Kementerian PU,” jelasnya.
Dari hasil perhitungan teknis, peningkatan tiga ruas jalan tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Panjang keseluruhan ruas yang akan ditangani mencapai kurang lebih 3 hingga 4 kilometer.
“Estimasi kebutuhan anggarannya sekitar Rp15 miliar untuk tiga ruas jalan dengan total panjang sekitar 3 sampai 4 kilometer,” tambahnya.
Sembari menunggu kepastian realisasi dari pemerintah pusat, DPUTR Kota Cirebon tetap menjalankan program pemeliharaan jalan secara bertahap dengan menerapkan skala prioritas pada titik-titik yang dinilai paling mendesak.
Rachman juga mengajak masyarakat untuk bersabar dan memberikan dukungan terhadap proses pengajuan tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah tetap berkomitmen melakukan perbaikan infrastruktur meski dengan keterbatasan anggaran.
“Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar usulan ini bisa disetujui dan direalisasikan. Sambil berjalan, kami tetap melakukan perawatan jalan sesuai prioritas,” pungkasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post