Dini Hari, Rumah Pensiunan di Kuningan Ludes Dilalap Api
KUNINGAN, (FC).- Saat sebagian besar warga masih terlelap, kobaran api tiba-tiba menghanguskan sebuah rumah di Gang Tambak Blok Puhun, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan, Minggu (16/8) dini hari.
Rumah milik Maman Abdurahman (65), seorang pensiunan swasta, tak mampu diselamatkan. Bangunan berukuran 12 x 12 meter tersebut ludes terbakar. Beruntung, peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Andri Arga Kusumah mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 02.20 WIB dari warga bernama Agmal Fernanda.
Menurutnya, kebakaran diketahui setelah seorang warga yang sedang beraktivitas di dapur mendengar suara gemuruh dari arah rumah korban. Saat diperiksa, api sudah membesar dan melahap sebagian bangunan.
“Tetangga yang sedang beraktivitas di dapur mendengar gemuruh api. Setelah dicek, ternyata ada kebakaran rumah yang sudah cukup besar. Warga kemudian langsung melapor kepada kami,” ujar Andri.
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi. Sekitar lima menit kemudian, dua unit kendaraan pemadam dengan 11 personel tiba dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam. Api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sepenuhnya pada pukul 03.30 WIB.
Dalam proses penanganan, petugas turut dibantu pengurus RT/RW dan warga setempat, dua anggota Satpol PP yang sedang berjaga di Pendopo Kuningan, serta satu personel BPBD Kabupaten Kuningan.
Andri menjelaskan, kondisi lokasi yang berada di kawasan padat penduduk menjadi salah satu tantangan petugas saat melakukan pemadaman.
Rumah korban yang berada di dalam gang sempit membuat mobilisasi personel dan peralatan pemadam tidak berjalan maksimal.
“Dikarenakan kondisi rumah padat penduduk dan masuk gang kecil, sedikit menyulitkan dan menghambat untuk melakukan pemadaman,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bangunan rumah seluas sekitar 144 meter persegi hangus terbakar. Tidak hanya bangunan, sejumlah perabot rumah tangga seperti tempat tidur, lemari, meja, dan kursi juga ikut terbakar.
Total kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp223,5 juta. Kerugian bangunan ditaksir sekitar Rp216 juta, sedangkan barang-barang di dalam rumah sekitar Rp7,5 juta.
Meski mengalami kerugian besar, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali muncul.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Penanganan kejadian dilakukan sesuai Peraturan Daerah Kabupaten Kuningan Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. (Angga)



Tinggalkan Balasan