KUNINGAN, (FC).- Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan beres menggelar kegiatan peningkatan kapasitas kepala desa atau kuwu dan perangkat desa se-Kecamatan Luragung.
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, tanggal 28–29 Juli 2025, bertempat di Ipukan Highland, Cigugur, Kabupaten Kuningan. Dikutip dari kuninganmass.com, kegiatan diikuti oleh 68 peserta yang terdiri dari para kepala desa, sekretaris desa, kepala seksi (Kasi), dan kepala urusan (Kaur) dari seluruh desa di Kecamatan Luragung.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, yang juga memberikan pengarahan dan motivasi kepada para peserta.
Acara sendiri secara resmi dibuka oleh Camat Luragung, Ade Wibawa. Dalam sambutannya, Ade menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa guna mendukung tata kelola pemerintahan desa yang efektif, transparan, dan akuntabel.
“Materimeliputi penguatan peran pemerintah desa dalam pembangunan, akuntabilitas pengelolaan keuangan desa, pengawasan internal, serta aspek hukum yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa,” kata Ade.
Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan beberapa narasumber yang kompeten di bidangnya, untuk memberikan materi pada peserta. Diantaranya Hamdan Harismaya Kabid Pemerintahan Desa, DPMD Kabupaten Kuningan, Kemal Dwi Handika SH Kepala Subdivisi Intelijen Kejaksaan Negeri Kuningan.
Kemudian ada juga narasumber Komarudin Sudana Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Kuningan dan Dewi Rosmalina, Inspektur Pembantu Wilayah III Inspektorat Kabupaten Kuningan.
Ketua BKAD Kecamatan Luragung yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Luragungtonggoh Emnar Maeso Jenar, menyampaikan harapannya melalui kegiatan tersebut agar para aparatur desa mampu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing.
“Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemerintah desa se-Kecamatan Luragung demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” kata Emnar, pasca kegiatan.***












































































































Discussion about this post