Polres Kuningan Gandeng Disnakertrans Buka Akses Kerja bagi Pengangguran
KUNINGAN, (FC).- Polres Kuningan tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga mulai mengambil peran dalam membantu mengatasi persoalan pengangguran.
Melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran), kepolisian menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kuningan untuk membuka akses informasi dan peluang kerja bagi masyarakat.
Langkah tersebut ditandai dengan kunjungan dan koordinasi Wakapolres Kuningan Kompol Eryda Kusumah bersama Kepala Disnakertrans Kuningan H. Toto Toharuddin di Kantor Disnakertrans, Jalan R.E. Martadinata, Desa Kertawangunan, Kecamatan Sindangagung, Kamis (5/11).
Dalam kunjungan tersebut, Wakapolres didampingi Kasat Binmas AKP Nurjani, Kasat Reskrim AKP Abdul Azis, serta sejumlah personel Polres Kuningan. Rombongan juga meninjau pelaksanaan sejumlah pelatihan pra kerja yang diselenggarakan Disnakertrans.
Kompol Eryda Kusumah mengatakan, Poliran merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan sosial, khususnya pengangguran yang masih membutuhkan perhatian bersama.
Melalui program tersebut, Polres Kuningan berupaya menjadi penghubung antara masyarakat usia produktif dengan informasi lowongan pekerjaan sesuai kemampuan dan keterampilan yang dimiliki.
“Melalui program Polisi Peduli Pengangguran ini, kami ingin hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berupaya menjembatani warga usia produktif agar mendapatkan informasi dan kesempatan kerja sesuai dengan keterampilan, kemampuan, serta bidang keahlian yang dimiliki,” ungkapnya.
Menurutnya, penanganan pengangguran tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia usaha agar akses masyarakat terhadap kesempatan kerja semakin terbuka.
Karena itu, Polres Kuningan berharap koordinasi dengan Disnakertrans dapat ditindaklanjuti melalui pendataan perusahaan yang berencana membuka lowongan pekerjaan di wilayah Kabupaten Kuningan.
“Kami berharap melalui koordinasi dengan Disnakertrans, nantinya dapat terbangun kerja sama dalam mendata perusahaan yang akan membuka lowongan pekerjaan di Kabupaten Kuningan. Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh akses informasi pekerjaan secara lebih mudah dan tepat sasaran,” tambahnya.
Selain membahas peluang kerja, rombongan juga melihat langsung pelatihan peningkatan keterampilan yang diberikan kepada masyarakat. Sejumlah bidang pelatihan yang ditinjau meliputi otomotif, menjahit, komputer, hingga pembuatan aneka kue.
Eryda menilai, pembekalan keterampilan tersebut penting untuk meningkatkan daya saing pencari kerja sekaligus membuka peluang usaha mandiri. Dengan bekal kemampuan praktis, masyarakat diharapkan tidak hanya bergantung pada lowongan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan sumber penghasilan sendiri.
“Harapan kami, para peserta pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendapatkan pekerjaan ataupun membuka usaha mandiri. Polri akan terus mendorong kolaborasi dan kepedulian sosial agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Melalui program Poliran, Polres Kuningan berharap kolaborasi dengan Disnakertrans tidak berhenti pada koordinasi semata, tetapi berlanjut pada upaya konkret mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. (Angga)



Tinggalkan Balasan