KAB.CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon segera melantik Direktur definitif Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati.

Kepastian tersebut menyusul terbitnya surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap calon direktur hasil seleksi panitia seleksi (pansel) pada akhir Agustus 2026.

Bupati Cirebon H. Imron, mengatakan, rekomendasi Kemendagri telah diterima Pemkab Cirebon pada akhir Oktober lalu. Saat ini, pemerintah daerah tengah menyiapkan surat keputusan (SK) pengangkatan sekaligus membahas jadwal pelantikan.

“Surat rekomendasi dari Kemendagri terkait calon direktur PDAM sudah turun. Rencananya akan disatukan dengan pelantikan BUMD baru, yakni PPJ,” kata Imron, Senin (2/11).

Ia menjelaskan, proses administrasi pengangkatan masih berjalan. Pelantikan akan dilaksanakan setelah SK pengangkatan selesai diterbitkan. “SK sedang dibuat, setelah SK jadi baru dilantik,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, calon Direktur PDAM Tirta Jati yang akan dilantik adalah Hendra Chandra Saputra.

Dalam kepemimpinan mendatang, Pemkab Cirebon menargetkan PDAM Tirta Jati mampu meningkatkan jumlah pelanggan hingga 50.001 sambungan dalam kurun waktu dua tahun.

Imron menyebutkan, struktur direksi PDAM Tirta Jati ke depan hanya terdiri dari satu orang direktur. Dengan demikian, direktur terpilih akan memiliki tanggung jawab untuk mengejar target penambahan pelanggan tersebut.

“Untuk direksi akan ada satu, yakni direktur saja, mengejar target jumlah pelanggan menjadi 50 ribu plus satu dalam dua tahun,” ungkapnya.

Target tersebut menjadi salah satu agenda utama manajemen baru. Selain memperluas jaringan distribusi, peningkatan jumlah pelanggan juga perlu diimbangi dengan kapasitas produksi, kualitas layanan, serta pemerataan akses air bersih bagi masyarakat.

Pemkab Cirebon berharap kepemimpinan definitif PDAM Tirta Jati segera terbentuk sehingga perusahaan daerah tersebut dapat menjalankan program kerja dan meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat. (Ghofar)