KOTA CIREBON, (FC).- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon berencana memindahkan aktivitas perkantorannya dari kompleks perkantoran Bima ke gedung eks Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

Pemindahan ini dilakukan untuk mengatasi keterbatasan ruang kerja sekaligus menyatukan aktivitas jajaran DPKP yang selama ini masih terpisah di beberapa lokasi.

Pada Senin (28/9), sejumlah petugas DPKP Kota Cirebon mulai melakukan pembersihan dan penataan di gedung eks kantor Disnaker.

Beberapa bagian bangunan yang masih memungkinkan untuk digunakan mulai disiapkan sebagai ruang kerja baru bagi jajaran DPKP. Selain itu, petugas juga mulai membersihkan lahan dari rumput liar.

Kepala DPKP Kota Cirebon, Andi Riskiyanto mengatakan rencana pemindahan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Cirebon Effendi Edo. Saat ini, pihaknya tengah melakukan pembenahan agar gedung tersebut dapat segera ditempati.

“Sekarang kami mulai beres-beres dan menata ruangan yang masih bisa digunakan. Arahan dari Pak Wali Kota, kami diminta segera pindah, sehingga kami upayakan persiapannya bisa selesai secepat mungkin,” ujar Andi.

Menurutnya, pemindahan kantor diperlukan karena fasilitas di lokasi sebelumnya belum mampu menunjang kebutuhan kerja secara optimal. Selain keterbatasan ruangan, aktivitas pegawai DPKP selama ini juga masih tersebar di sejumlah tempat, termasuk di kantor Bima dan Pos Damkar Harjamukti.

Dengan menempati gedung eks Disnaker, aktivitas administrasi dan kesekretariatan diharapkan dapat terpusat sehingga koordinasi antarbagian menjadi lebih mudah.

“Selama ini ruangan kami terbatas dan aktivitas personel maupun staf masih terpisah-pisah. Kalau nanti sudah pindah, kami berharap kegiatan perkantoran bisa lebih terpusat dan koordinasi menjadi lebih mudah,” jelasnya.

Andi menambahkan, gedung eks Disnaker memiliki area yang cukup luas untuk menunjang berbagai kebutuhan DPKP. Selain digunakan sebagai ruang kerja kepala dinas, pejabat struktural, dan staf, lokasi tersebut dinilai dapat mendukung kegiatan latihan serta penempatan armada pemadam kebakaran.

Faktor lokasi juga menjadi pertimbangan dalam rencana pemindahan tersebut. Berada di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo yang relatif strategis di tengah kota, gedung tersebut diharapkan dapat mendukung mobilitas petugas ketika harus merespons laporan kebakaran maupun kondisi darurat lainnya.

Meski demikian, tidak seluruh bagian gedung eks Disnaker akan langsung digunakan. Pihaknya akan memprioritaskan ruangan yang kondisinya masih aman, sedangkan bagian yang mengalami kerusakan akan ditangani sesuai kebutuhan.

“Bagian yang masih layak akan kami manfaatkan terlebih dahulu. Untuk bagian atap yang sebelumnya ambruk, gentengnya sudah dilepas dan tentu perlu penanganan lebih lanjut,” katanya.

Andi menargetkan proses penataan dapat segera diselesaikan agar pemindahan bisa dilakukan dalam waktu dekat. Ia berharap seluruh persiapan berjalan lancar sehingga jajaran DPKP dapat segera menempati kantor baru tersebut.

“Kalau penataannya sudah selesai dan semua siap digunakan, insyaallah kami bisa segera pindah. Kami sedang mengupayakan agar prosesnya tidak berlarut-larut,” ungkapnya.

Terkait pelayanan operasional, Andi menjelaskan, Pos Damkar Harjamukti dan kawasan Bima tetap direncanakan berfungsi sebagai pos pelayanan. Sementara itu, gedung eks Disnaker akan menjadi pusat kegiatan perkantoran sekaligus mendukung kebutuhan operasional DPKP. (Agus)